Walikota Jambi Minta BPJS Kesehatan Tidak Persulit Pengurusan Administrasi

Jambi, JAPOS.CO – Pasca pemutusan kontrak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Jambi dengan 3 rumah sakit dan 1 klinik mata di Kota Jambi, hingga saat ini masalah tersebut belum ada penyelesaiannya.  

Menanggapi hal tersebut, Walikota Jambi, Syarif Fasha mengingatkan  kepada pihak BPJS untuk tidak mempersulit dalam pengurusan administrasi. Sebab yang membayar adalah Pemerintah daerah dan uang masyarakat serta uang pemerintah pusat. Kata Fasha BPJS hanya mengatur pembayaran saja.   

“Saya tidak sependapat kalau ada mempersulit masalah administrasi sekecil apapun jadi permasalahan, saya tidak sependapat. Karena Intinya kita pelayanan ini bagaimana masyarakat lebih cepat, lebih mudah, lebih  dekat mendapatkan pelayanan,” tegas Walikota Fasha seusai menghadiri acara HUT Damkar Indonesia ke-100 di Lapangan upacara Mako Damkar Kota Jambi,  Senin (18/3/19). 

Menurut Walikota Fasha, dengan kondisi terbengkalainya 3 rumas sakit, banyak penumpukan – penumpukan fasien, salah satu contohnya adalah penumpukan fasien di rumah sakit Abdul Manap Kota Jambi. 

“Kami ingatkan kembali kepada BPJS untuk mempermudah proses ini semua,  karena saya banyak mendapatkan keluhan-keluhan dari masyarakat. Perlu saya garis bawahi yang membayar semua ini adalah Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat dan masyarakat, tidak ada uang BPJS disini,” pungkas walikota Fasha.  

Untuk diketahui, tiga  rumah sakit dan satu klinik tersebut ialah Rumah Sakit Umum Kambang, Rumah Sakit MMC, Rumah Sakit Royal Prima dan Klinik Mata Jambi. (Rizal)

 247 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *