Panglima TNI Dan Kapolri Silahturahmi Ke Ponpes Nurul Iman Desa Sumber Makmur Kec. Tapung Kampar

Pekanbaru, JAPOS.CO –  Kunjungan rombongan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Iman Desa Sumber Makmur, Kec. Tapung, Kabupaten Kampar. Rabu siang, (13/3).

Kunjungan ini dalam rangka Silaturahmi Kebangsaan NKRI bersama Pimpinan Ponpes, para Santri, Tokoh Agama, dan Tokoh masyarakat. Dalam kunjungan ini turut serata sejumlah Pejabat Utama dari Mabes Polri, dan Mabes TNI. Selain itu juga tampak dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau, Brigjen. TNI (Purn) Edi Natar Nasution, Kapolda Riau, Irjen. Pol. Drs. Widodo Eko Prihastopo, M.M, Danrem 031/ Wirabima, Brigjen. TNI M. Fajar, S.I.P, serta Danlanud, Rusmin Nurjadin Marsekal Pertama Ronny Moningka.

Panglima TNI bersama Kapolri dan rombongan tiba di Ponpes Nurul Iman pada pukul 14.50 WIB, melalui perjalanan udara dengan menggunakan helikopter TNI. Sebelumnya rombongan Panglima TNI ini melakukan peninjauan Karhutla di Pulau Rapat, Kabupaten Bengkalis.

Kedatangan Panglima TNI bersama Kapolri dan rombongan disambut langsung oleh Pimpinan Ponpes, K.H. Ismartoyo, beserta Kapolres Kampar, AKBP. Andri Ananta Yudhistira, S.I.K, M.H, Dandim 0313/ KPR, Letkol. Inf. Aidil Amin, S.I.P, dan Staf Ahli bidang Hukum dan Politik, Ir. H. Nurahmi, yang mewakili Bupati Kampar.

Dalam sambutanya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa Pesantren adalah samuderanya Ilmu. Ulama dan Santri memiliki peranan penting untuk kemajuan bangsa, kompaknya Ulama dan Umaroh adalah modal dasar sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan anak bangsa tidak kalah kemampuannya dengan bangsa lain. Hal ini telah dibuktikan dalam beberapa kompetisi olimpiade Ilmu pengetahuan tingkat Internasional, dimana pelajar Indonesia sering menjuarainya.

Menurut Panglima, Karena kemajuan teknologi yang pesat belakangan ini, khususnya dibidang Informasi telah merubah peradaban manusia. Banyak hal positif, namun juga ada dampak negatifnya. Mudahnya mendapatkan informasi kadangkala dimanfaatkan pihak tertentu untuk hal negatif, seperti penyebaran berita Hoax yang dapat memecah belah persatuan dan kerukunan masyarakat.

Menyikapi hal itu, Panglima TNI berpesan agar kita lebih bijak dalam menerima informasi, serta selalu membina silaturahmi untuk memperat persatuan dan kerukunan masyarakat.

Lanjutnya, ia memberikan motivasi bagi para Santri supaya rajin menuntut ilmu, sehingga kelak menjadi manusia yang unggul dan berakhlak mulia.

Sementara KH. M. Musthofa Aqiel Siraj, selaku Ketua Umum Tanfidziyah NU menyampaikan apresiasi kepada Panglima TNI dan Kapolri yang sering bersilaturahmi ke Pondok Pesantren.

” Beliau juga memotivasi para Santri untuk giat menuntut Ilmu agar menjadi orang yang pintar dan dilandasi keimanan yang kuat,” ujarnya.

Rangkaian acara diakhiri dengan Pembacaan Do’a, yang dipandu Habib Ali Al Hamsy. ( Team )

 535 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *