Tentang Pemerintah, Prabowo : Elit Itu Senyumnya Bohong

Jambi, JAPOS.CO  –  Ribuan masyarakat Provinsi Jambi padati  Ratu Convention Center (RCC) untuk menyambut kedatangan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto di Provinsi Jambi, Kamis (14/3).

Tiba dalam ruangan pasangan dari Sandiaga Uno itu mengucapkan terimakasih atas sambutan meriah dari masyarakat Jambi untuk dirinya.

Prabowo mengatakan dalam kata sambutannya bahwa Negara Indonesia merupakan negara yang luar biasa. Sebab kekayaan alam yang melimpah ruah karunia yang maha kuasa sangat besar. Sayangnya, kata Prabowo, bangsa Indonesia selama ini belum mampu menjaga kekayaan alam hingga mengalir begitu saja ke luar negeri.

” Kekayaan bangsa mengalir ke luar Indonesia sehingga tidak bisa dinikmati. Mari agar kekayaan ini bisa kita jaga untuk anak-dan cucu kita,” ujar Prabowo disambut riuh masyarakat yang hadir.

Menurut  Prabowo, masalah seperti itu berasal dari kaum elit di Jakarta yang gagal mengelola Negara. Sebagian besar hanya memikirkan dirinya sendiri, keluarga bukan kepentingan rakyat.

” Mungkin membuat suatu dinasti 15 keturunan, saya sendiri tidak paham,” katanya.

Capres nomor urut 2 itu menceritakan pesan dari gurunya terdahulu bahwa terdapat dua tugas utama pemimpin yaitu mengenakkan keadilan dan membuat rakyat sejahtera.

Pesan itu menjadi pegangan Prabowo bersama Sandiaga Uno agar masyarakat Indonesia adil dan makmur. Selain itu, dirinya percaya bahwa semua agama di bumi mengajarkan hal yang sama.

Jelang 33 hari menuju pesta demokrasi, Prabowo mengatakan bahwa dirinya sangat gembira dapat mengunjungi berbagai daerah di seluruh Indonesia. Sebab dirinya dapat merasakan harapan besar dari rakyat terhadap perubahan. Bahkan menurutnya, tawa canda dari masyarakat tulus dan tidak dipaksakan.

” Saya gembira kalau ketemu langsung dengan masyarakat. Karena kalau di elit itu senyumnya bohong,” ucap Ketua Umum Gerindra itu.

Dihadapan seluruh masyarakat Provinsi Jambi yang hadir, Prabowo mengungkapkan rasa mirisnya terhadap pemerintah saat ini. Sebab mengizinkan bahan-bahan import beredar di Indonesia. Sehingga cenderung tidak membela petani dan bahan produksi asli Indonesia yang bisa memberi hidup dan kehidupan bangsa sendiri.

Dirinya merasa miris karena Indonesia harus mengimpor garam, jagung, singkong dan lainnya sedangkan kekayaan Indonesia sangat luas. Termasuk harga sawit dan karet yang kian jatuh.

” Kenapa jatuh karena elit itu tidak mampu mengurus negara ini, kenapa ini gagal karena elit tidak memakai akal sehat, mereka hanya ingin mengakal-akali rakyat Indonesia. Saya merasa rakyat Indonesia sudah tidak mau di akal-akali lagi,” ungkap Prabowo. (Rizal)

 

 189 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *