Dirut RSUD Raden Mattaher Nilai Kenaikan Tarif PDAM Tidak Wajar

Jambi, JAPOS.CO – Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (Dirut RSUD) Raden Mattaher, Iwan Hendrawan membenarkan adanya kenaikan tarif rekening pembayaran air minum RSUD Raden Mattaher Jambi bulan Maret 2019. 

Dirinya menilai hal ini tidak wajar dan naik cukup signifikan dari sebelumnya. 

“Bulan Februari berada di angka Rp.116 juta, sedangkan untuk bulan Maret Rp.411 juta. Artinya sekitar 400% kenaikanya,” ungkap Iwan saat ditemui awak media, Selasa (12/3). 

Iwan mengaku terkejut atas kenaikan yang begitu melampau jauh dari bulan Februari. Dirinya juga mempertanyakan perhitungan komersil atau sosial yang di pakai oleh PDAM Tirta Mayang terhadap RSUD Raden Mattaher Jambi.  

“RSUD Raden Mattaher ini (yang makai masyarakat) artinya dalam kategori sosial,” lanjut Iwan. 

Iwan meminta agar pihak PDAM Tirta Mayang Jambi lebih teliti lagi dalam mempertimbangkan mana yang kategori sosial, komersil dan rumah tangga, karena rumah sakit ini cukup berat bebannya.  

Lebih lanjut Iwan, terkait kenaikan harga pembayaran yang fantastis, Dirut RSUD Raden Mattaher akan melayangkan surat ke PDAM Tirta Mayang.  

“Dalam waktu dekat, pihak RSUD akan melayangkan surat ke PDAM dan Walikota dan ditembuskan ke Gubernur Jambi tentang tarif pembayaran,” pungkas Dirut. (Rizal)

 194 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *