SMA N 8 Kota Jambi Terpilih Menjadi Salah Satu Rujukan Sekolah Berprestasi

Jambi, JAPOS.CO – Merujuk kepada sekolah berprestasi harus memiliki tiga syarat utama, pertama program dan perencanaan yang matang. Melalui perencanaan itu dimasukkan kedalam program kemudian mengevaluasi seberapa besar kegagalan dan keberhasilannya. 

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMA N 8 Kota Jambi, Sugiyono saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (11/3). 

Dirinya mengatakan bila hasil evaluasi gagal maka akan dijadikan penggerak untuk program berikutnya. Sehingga program sekolah berprestasi dilakukan secara berkesinambungan. Hal ini menjadi syarat kedua untuk menjadi sekolah berprestasi. 

Kemudian yang ketiga penajaman atau pengayaan. Sebab prestasi yang diraih harus optimal sehingga dapat di pertahankan dan dikembangkan. 

“Memang tidak bisa dipungkiri basis rekrutmen itu sangat penting karena itu menentukan sebuah hasil,” kata Sugiyono. 

SMA N 8 Kota Jambi menjadi salah satu sekolah rujukan berprestasi bersama dengan SMA 3 Kota Jambi. Sugiyono mengatakan untuk menjadi sekolah rujukan syarat pertama harus memenuhi kategori sekolah model. Kemudian untuk menjadi sekolah rujukan harus memenuhi 8 standar yang ditentukan yaitu standar akses, standar pendidikan, standar pengelolaan dan standar lainnya.

“Kebetulan SMA 8 telah memenuhi sekolah model untuk baru ke rujukan ,yang tidak kalah pentingnya rujukan ini mengacu kepada standar yang harus dipenuhi pertama akreditasi A. kemudian memiliki penindakan standar akademik maupun non akademik,” ujarnya. 

Selain syarat diatas, besaran angka siswa masuk SMPTN tahun ke tahun juga menjadi salah satu penentu menjadi sekolah rujukan berprestasi. 

Sugiyono mengatakan SMA N 8 Kota Jambi memiliki lebih dari 1.700 siswa siswi. Selain prestasi akademik beberapa prestasi non akademik juga banyak ditorehkan. Seperti futsal putri sudah mengikuti liga profesional, kemudian judo, panahan dan taekwondo yang setara dengan tingkat nasional. 

“Ini prestasi yang di rencanakan tidak hanya dari internal bahkan eksternal, tidak terlepas dari pembinaan. Hal ini membuktikan bahwa ada korelasi sekolah rujukan terhadap SMA 8,” ucap Sugiyono. (Rizal)

 619 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *