Kantor Imigrasi Bengkulu Kukuhkan Tim Pora Di Kabupaten Mukomuko

Mukomuko, JAPOS.CO – Pengukuhan tim Pengawasan Orang Asing (Pora) yang berlangsung di Kantor Bappelitbangda, Kabupaten Mukomuko pada Senin (11/3) pukul 09.00 WIB. 

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Mukomuko Haidir SP, Kepala Kantor Imigrasi Samsu Rizal, Kepala Devisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementrian dan Ham Provinsi Bengkulu Hesti Winahyu Nurhandayani, S .Pd, M. Pd, Sekda Kab. Mukomuko Drs. H Marjohan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Organisasi Perangkat Daerah Kab. Mukomuko serta seluruh Camat Sekabupaten Mukomuko.Pelaksanaan pengukuhan Tim Pora dan Rakor Konsolidasi Tim Pora di wilayah hukum Kab. Mukomuko di fasilitasi oleh Kantor Kesbangpol Mukomuko yang di koordinir langsung oleh Kepala Kantor Kesbangpol Kab. Mukomuko, Jumaidi, SH. 

Wakil Bupati Mukomuko Haidir dalam sambutanya mengatakan bahwa tujuan dilakukannya pengukuhan Tim Pora yang ada di Kab. Mukomuko guna untuk menjaga ketertiban serta keamanan terhadap daerah serta berharap dapat memenuhi aturan yang berlaku baik sebagai Investor maupun sebagai Wisatawan yang masuk kesuatu daerah terutama Kabupaten Mukomuko. 

Selanjutnya, Pemkab Mukomuko sangat mendukung pengukuhan Tim Pora ini untuk memudahkan pengawasan orang asing di Kab. Mukomuko. 

“Dengan dibentuknya Tim Pora tingkat kecamatan berarti ada kerjasama antara Pemkab. Mukomuko dengan Kantor Imigrasi dalam monitoring orang asing. Setelah dikukuhkan diharapkan Tim Pora ini bekerja dalam mengantisipasi pelanggaran keimigrasian di Kab. Mukomuko,” terang Haidir. 

Sementara Kepala Devisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementrian dan Ham saat di wawancarai dilokasi mengatakan,”Orang asing yang ada di Mukomuko cukup relatif sedikit dan sudah terdaftar empat orang yaitu di PT Agro Mukomuko, meskipun masa kontraknya sudah habis dan di perpanjang sudah terpantau dengan baik, karna izin tinggalnya bertujuan untuk bekarja sedangkan untuk wisatawan diserahkan sama tim Pora Kabupaten dan bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan saling berkoordinasi apabila ada orang asing yang mencurigakan atau mengganggu ketertiban dan keamanan. Mereka akan berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi akan kita tindak lanjuti, sejauh ini Mukomuko belum  terdapat orang asing yang melakukan tindakan yang mencurigakan.  Kenapa kita membentuk tim ini di pokuskan pada kecamatan, dikarnakan di kecamatan dianggap lebih dekat dengan masyarakat serta lebih cepat mendapatkan Informasi tentang orang asing yang masuk kewilayah tersebut terutama sebagai wisatawan,” ujarnya. (JPR)

 305 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *