Masyarakat Pandeglang Akan Unjuk Rasa Terkait Proyek Drainase Bermasalah

Pandeglang, JAPOS.CO – Aliansi Masyarakat Pandeglang Selatan peduli pembangunan akan datangi Kantor Satuan Kerja pelaksanaan jalan nasional wilayah II Provinsi Banten untuk menggelar unjuk rasa  terkait pelaksanaan proyek pelebaran jalan drainase yang diduga bermasalah.

Permintaan masyarakat atas  bangunan fisik drainase sepanjang 100 meter dibongkar tidak digubris oleh pihak PT Hutama Prima selaku pelaksana proyek.

Padahal Otong khusni selaku perwakilan dari masyarakat sudah memberitahukan kepada Pihak pelaksana untuk membongkar bangunan drainase yang dibangun Asal jadi tersebut, namun pihak pelaksana seolah telah mengelabui masyarakat dengan membongkar hanya sebagian saja.

Otong khusni mengatakan bahwa pihak pelaksana dalam hal ini telah membodohi masyarakat dengan cara mengelabui, “ ini sudah jelas pihak pelaksana dengan terang-terangan telah membodohi masyarakat dengan cara mengelabui hanya membongkar sepanjang 40 meter saja, padahal permintaan saya harus dibongkar sekitar 100 meter lebih, dan juga pembongkaranya bukan titik yang secara teknis betul-betul parah dalam pelaksanaannya, “ ujarnya.

Otong menambahkan, pihak pelaksana juga seolah-olah menghilangkan bukti berupa sisa puing bekas pembongkaran mengingat hari jumat (8/3 ) kemarin ada dari pihak Provinsi dan pusat memeriksa bangunan. “ pelaksana proyek ini seperti pengencut tidak berani mengakui kesalahan dengan menghilangkan bukti berupa puing-puing bekas pembongkaran seolah memberikan pesan kepada pihak dari Dinas bahwa disini tidak ada masalah, bahkan sepertinya pelaksana dengan sengaja mengalihakan lokasi yang di solodengeun ini agar tidak didatangi oleh tim yang dari pusat tersebut “  imbuhnya.

Maka dari itu untuk menyampaikan Aspirasi kami, dalam waktu dekat saya beserta masyarakat akan menggelar aksi unjuk rasa agar para pemangku kebijakan tahu keadaan di lapangan, jangan hanya mampir-mampir yang gak jelas di lapangan. “ Kita akan bawa masyarakat bareng-bareng mendatangi kantor Satker yang ada di provinsi supaya mereka tahu bahwa Ada ‘ Maling ‘ di wilayah kami,“ tegasnya. ( Yan)

 

27 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!