Masyarakat Berebut Premium Di SPBU 14.214.235 Hocklie Sampai Rela Mengatri Panjang

Labuhanbatu, JAPOS.CO

Stasuin Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)  14.214.235 yang berada di Jalan Lintas Sumatera Hoclie Kelurahan Perdamaian Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu setiap hari tampak anterian yang cukup panjang.

Hasil pantauan wartawan pada Selasa (5/3/2019) pada pukul 15.45 WIB tampak antrian Sepeda Motor,  Becak Bermotor dan Kenderaan roda empat bedesak – desakan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Premium.

Kemacetan ini terjadi karena pihak SPBU 14.214.235 Hoclie hanya melayani satu tempat pengisian dengan satu selang nozel.

Beberapa konsumen mengeluh atas tindakan Pengusaha SPBU Hocklie tersebut yang dengan sengaja hanya membuka satu selang pengisian padahal ada terdapat enam selang pengisian BBM jenis premium yakni di Pompa 3 ada dua selang, pompa 4 ada dua selang dan pompa 5 ada dua selang khusus jalur sepeda motor dan Becak Bermotor (Betor).

Dari keenam selang yang ada pihak SPBU 14.214.235 hanya melayani pengisian melalui pompa 4 dengan satu selang pengisian.

Sebagai mana telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres)  Nomor 191 tahun 2014 bahwa  Premium bukan lagi BBM bersubsidi dan semua orang dapat menggunakannya.

Melihat tindakan yang dilakukan oleh pengusaha SPBU 14.214.235 sangatlah disayangkan karena akibat ulah mereka masyarakat harus berjuang keras sampai desak – desakan untuk mendapatkan BBM Premium non Subsidi dengan harga Rp. 6.550 per liter.

Mandor SPBU 14.214.235 ketika dikonfirmasi melalui  telepon seluler Akok menyampaikan (5/3/2019) benar hanya satu pompa pengisian BBM jenis Premium yang kita buka,  karena pertamina hanya meperbolehkan tiga pompa untuk Premium.

Akok menambahkan pompa 3 sudah satu minggu ini rusak dan belum disambung “pompa tiga rusak pak tidak bisa disambung pipa besi ke pipa pleksibel,  menunggu perbaikan dari kontraktornya” kata Akok.

Ketika ditanya kenapa tidak dialihkan ke pompa 5 akok mengaku tidak berani kalau tidak ada ijin dari pertamina,  karena pertamina hanya mengijinkan 3 selang pengisian yang boleh melayani premium, sedangkan satu lagi selang di pompa 4 tidak beleh di buka karena jalur khusus untuk BBM jenis Pratamax, jelas Akok.

Pengaturan kenderaan dari pihak SPBU dan Kepolisian Lalulintas selama satu minggu belum ada sehingga kerap menimbulkan kemacetan.(At)

 266 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *