Fachrori Umar Resmikan Toko Pengendali Inflasi Daerah Provinsi Jambi

Jambi, JAPOS.CO – Gubernur Jambi, Fachrori Umar menghadiri dan meresmikan Toko Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi, papan informasi harga bahan pokok dan mobil TPID Provinsi Jambi, bertempat di komplek pasar angso duo Jambi, Senin (5/3). 

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bulog Provinsi Jambi, Kepala BPS Provinsi Jambi, unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya. 

Ketua TPID Provinsi Jambi, Agus Sunaryo mengatakan bahwa inflasi Provinsi Jambi pada tahun 2018 sesuai dengan data BPS masih di bawah nasional yaitu 3,5 %. Salah satu penyebab utama inflasi adalah peningkatan harga bahan pokok. 

Agar kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi, terlebih di menjelang hari besar dan diwilayah yang sulit dijangkau maka keberadaan TPID dan mobil TPID akan membantu. Berbagai kebutuhan masyarakat disediakan dengan harga yang terjangkau. 

“Ada minyak goreng tepung, gula, beras, daging beku yang berada pada harga wajar serta kualitas baik dan stok cukup sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Agus Sunaryo.

Fachrori Umar dalam kata sambutannya mengatakan bahwa dirinya menganggap peresmian toko pangan TPID ini memiliki arti dan makna yang sangat strategis dalam konteks menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkeadilan melalui upaya pengendalian inflasi. 

Mengingat tingkat inflasi yang terkendali tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah melainkan juga akan memberikan dorongan kepada investor untuk menanamkan modalnya di Provinsi Jambi. 

Dirinya melanjutkan, kehadiran toko pangan TPID Provinsi Jambi di pasar Angso Duo Jambi merupakan komitmen dari Pemerintah Provinsi Jambi untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat Jambi. 

“Apa lagi dua bulan lagi bulan Ramadan oleh karena itu sangatlah beralasan mengapa tokoh pangan TPID ini berlokasi di pasar Angso Duo, jawabannya adalah karena Pasar Angso Duo merupakan pasar terbesar di Provinsi Jambi,” beber Fachrori. 

Fachrori menuturkan bahwa toko pangan TPID menyediakan kebutuhan sehari-hari khususnya pangan bagi masyarakat Kota Jambi dan sekitarnya. 

Maka dari itu dirinya menghimbau kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi dan semua jajaran Pemerintah Kabupaten Kota untuk meningkatkan produksi dan komoditi pertanian. 

“Hal ini sangat penting agar secara bertahap Provinsi Jambi dapat bersifat swasembada bmemenuhi pangan tertentu. Kita semua di Indonesia berswasembada pangan atau pemerintah kita tidak perlu lagi melakukan impor komoditi pangan dari negara lain,” harap Gubernur Jambi. (Rizal)

 144 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *