Bupati Mukomuko Pastikan Pengangkutan Penari Gandai Menuju Rekor Muri Terkoordinir

Mukomuko, JAPOS.CO – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Provinsi Bengkulu dipusatkan di Mukomuko. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mukomuko bersama Pemkab Mukomuko yang dikoordinir Bupati Mukomuko, Choirul Huda, SH akan menciptakan sejarah baru, yaitu pencatatan rekor muri yang merupakan kesenian daerah, tari gandai peninggalan sejarah tak benda.  

Guna menghadirkan seribu lebih Penari Gandai yang berasal dari 15 kecamatan, Bupati Mukomuko akan kerahkan seluruh Mobil Dinas (Mobnas) untuk pengangkutan.  

Selain itu, Bupati meminta seluruh kendaraan penumpang milik perusahaan juga turun membantu, termasuk kendaraan milik pribadi, bagi yang peduli diminta untuk ikut berpartisipasi. 

Bupati Mukomuko mengatakan bahwa semua elemen harus bersama-sama menyukseskan pencatatan Rekor Muri yang merupakan kesenian daerah, yakni Tari Gandai. 

Bupati memastikan semua mobil dinas di OPD dan Sekretariat akan diperintahkan untuk bergerak mengangkut Penari Gandai, termasuk mobil PKK yang ada di beberapa desa dikerahkan juga untuk membawa penari pada 14 Maret mendatang.  

Bupati juga mengatakan bahwa dirinya sudah menyampaikan surat permintaan ke semua perusahaan agar membantu mengangkut penari, baik menggunakan bus maupun mobil penumpang lainnya. 

“ Mobil dinas kita perintahkan semua turun membantu memobilisasi penari agar datang tepat waktu. Kita juga sudah minta ke perusahaan, diharuskan ikut membantu demi terciptanya sejarah baru kesenian daerah Mukomuko,” ujarnya. 

Lanjut Huda mengatakan, sebaiknya masyarakat yang punya Mobil pribadi juga ikut membantu, mari kita bergontong royong menyukseskannya.  ’’Pencatatan Rekor Muri Tari Gandai sangat penting, karena pengaruhnya sangat besar terhadap kelestarian kesenian budaya daerah. Apalagi Tari Gandai sudah tercatat sebagai warisan Budaya Tak Benda secara nasional,” tambahnya.  

Bupati berharap agar kegiatan seperti ini terus dilakukan guna melastarikan Kesenian Daerah, baik Tari Gandai maupun kesenian lain. 

“ Kalau ini sukses, maka kedepan kita akan upayakan terus dilaksanakan event guna mengangkat Kesenian, Budaya maupun Pariwisata Daerah. Ide-ide yang timbul dari kawan-kawan wartawan dan masyarakat sangat bagus, ini bukti kita peduli dan ingin bersama membangun daerah,” tuturnya. 

Bupati juga meminta pada panitia kegiatan untuk memetakan lokasi penari yang akan diantar jemput pada 14 Maret nanti. Selain itu juga pembagian tugas pengangkutan menggunakan mobil dinas maupun kendaraan milik perusahaan dan masyarakat, supaya tidak salah dan betul-betul terarah.

“ Atur sedemikian rupa, pembagian tugas setiap kendaraan, jangan nanti ada kesalahan. Masalah kebutuhan saat acara juga perlu dimatangkan lagi,” tegasnya. 

Ketua PWI Mukomuko, Amris Tanjung mengatakan bahwa untuk persiapan Pencatatan Rekor Muri sudah hampir matang. Yang masih perlu dipertegas mengenai tugas pengangkutan penari, sebab sekitar pukul 7.30 wib, penari sudah harus ada di lokasi acara, yaitu di halaman Kantor Bupati Mukomuko. 

Ia optimis, pencatatan Rekor Muri akan berjalan sesuai harapan, karena mendapat dukungan penuh dari bupati. 

“Memang yang masih difinalkan untuk pengaturan angkutan. Dengan sudah adanya perintah bupati dan menyurati perusahaan, saya rasa masalah angkutan akan teratasi. Rekor Muri Tari Gandai akan jadi sejarah yang sukses diciptakan diera Bupati Choirul Huda – Haidir,” pungkasnya. (JPR)

 193 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *