Diduga Pelaksanaan Proyek Preservasi Dan Pelebaran Jalan Asal Jadi

Pandeglang, JAPOS.CO –  Pelaksanaan Pembangunan Proyek Preservasi dan pelebaran jalan menuju standar ruas Pasuran-sp Labuan – carita dan Citeureup – Tanjung Lesung, diduga dalam pekerjaannya asal jadi.

Bagaimana tidak dalam pelaksanaannya pembuatan drainase di sepanjang jalan Provinsi tersebut tidak mementingkan kualitas dan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh pemerintah, dengan nilai uang yang mencapai ratusan milyar pihak pemborong ataupun pelaksana proyek disinyalir hanya mencari keuntungan semata.

Otong mengungkapkan bahwa menurut hasil pantuanya di lokasi terlihat pemasangan pondasi untuk drainase tidak digali sama sekali “ saya kemarin  melihat dengan jelas bahwa pemasangan pondasi itu tidak digali, bahkan lebih parahnya lagi walaupun galian tersebut masih tergenang air, tetap dipasang pondasi “ ungkapnya kepada Japos.co, Jumat (1/3).

Lanjutnya,  pihak pemborong juga diduga memakai batu belah ataupun cadas yang bekas dari bangunan lama, maka dari itu meminta pihak pelaksana untuk membongkar kembali fisik yg sudah terpasang mengingat pelaksanaan fisik tersebut yang asal jadi.

“ saya sudah meminta kepada pihak pemborong untuk membongkar lagi pekerjaan  yang asal-asalan tersebut, pada waktu itu bahkan disaksikan oleh anggota polsek dan TNI setempat agar lebih jelas apakah saya yang salah atau pelaksanaanya acak-acakan, bahkan konsultannya saja saat saya tanya tentang pekerjaan tersebut mengatakan salah tapi masih tetap dilanjutkan oleh pemborong, “ papar Otong.

 “ maka dari itu saya harap kepada aparat penegak hukum, teman-teman dari media dan lembaga untuk bersama mengawal permasalahan ini sampai tuntas, jangan dibiarkan oknum pemborong dan pelaksana ‘ Maling ‘ uang Negara. Kalau ini dibiarakan kita selaku pemanfaat akan sangat dirugikan oleh para oknum tersebut, “ pungkasnya. ( Yan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!