Klarifikasi dari Pemdes Keret Terkait Dugaan Mark -Up

Sidoarjo, JAPOS.CO –  Kegiatan pavingisasi yang dilaksanakan pemerintah Desa Keret Kecamatan Krembung Kab Sidoarjo yang berlokasi di dusun bibis  jalan sawah  dengan volume kegiatan  Panjang 360 M dengan Lebar 3 meter dengan ketebalan urugan 0.30 M  dilaksanakan oleh Tim pelaksana Kegiatan Desa Keret  yang bersumber Dana  dari dana desa APBN tahun anggaran 2018  senilai Rp 258.411.998.20.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Keret Kec Krembung di balai Desa Keret yang dihadiri oleh seluruh TPK dan TPKD serta Bendahara Desa, Kamis (28/2).

Kepala Desa juga memaparkan bahwa Estimasi yang dihitung sesuai dengan yang tertera dalam papan informasi diketahui panajang pasangan paving 360 M dengan lebar 3M  atau seluas 1.080M2 dan dengan tebal urugan adalah 0.30 × 360× 3 atau setara dengan 30m3. Apabila 1M2 paving dan pemasanganya  dihargai Rp100.000 maka jumlah uangnya adalah Rp 108.000.000 dan bila tanah urug berupa sirtu  dihargai Rp 100.000 maka  nilainya adalah 32,4 × 100 .000  maka jumlahnya Rp 3.240.000  jadi apabila dihitung   anggaran untuk pavingisasi Rp 258.411.998.20 dikurangi Rp 108.000.000 dikurangi Rp 3.240.000  dan dikurangi PPN dan Pph 11.5 % atau Setara Rp 29.717.379.,8.

Menurutnya, ” yang diberitakan jaya pos edisi yang lalu itu adalah benar, papan informasi yang terpasang di lokasi kegiatan ada beberapa item pekerjaan yang tidak tertulis di papan informasi adanya kesalahan penulisan soal volume kegiatan, itu saya akui mas,” ujar Kepala Desa Keret.

Lebih jauh, Kepala Desa mengungkapkan bahwa item pekerjaan yang tidak tercantum dalam  papan pekerjaan antara lain adalah (1) urugan dibawah sirtu ayak  yang mencapai 83 rit  bila per rit truck berisi 6M3 maka  ada 498M3 dan bila dihargai Rp100.000 maka  ketemu uang Rp 49.800.000.  (2) item pekerjaan Beton pengganti kastin dengan ketentuan K300 dan panjang 360m1 Lebar 15cm dan ketinggian 40cm maka volume betonya adalah 21,6 m3 dan bila per kubik dihargai 1,3 jt maka Rp 28.080.000 (3) pembengkakan ongkos kerja tukang karena cuaca yang sering hujan sampai 12 hari kerja  Rp. 34.000.000, (termasuk biaya konsultan perencana dan honor Tpk ). Jadi total seluruhnya adalah Rp. 252.837 379.

Pemdes mengalokasikan anggaran  Rp.258 411 998 dan TPKD telah mengembalikan kelebihan alokasi anggaran senilai Rp 5.574.619; ke kas desa setelah kegiatan pembangunan selesai.

“ saya mengucapkan terima kasih atas kritik uang konstruktif dari jaya pos yang cepat mengingatkan pemdes keret,” pungkasnya.(zein)

 404 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *