Bupati : Meningkatkan Kualitas SDM Melalui Pendidikan Salah Satu Misi Pemerintah

Kualatungkal, JAPOS.CO – Pemkab Tanjab Barat melakukan MoU dengan PEM Akamigas guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), bertempat di Cepu Blora, Jawa Tengah, Selasa (26/2). 

Hal tersebut terus mendapat perhatian serius dari Bupati Tanjab Barat, DR. Ir. H. Safrial MS. Setelah mengirimkan putra/i daerah menimba ilmu di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi dan Sekolah Tinggi Perikanan pada tahun lalu, Bupati kembali menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) dengan pihak PEM Akamigas. 

Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial MS menyampaikan, salah satu misi pemerintah yang menjadi fokus perhatian hingga akhir masa jabatan di tahun 2021 adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan, kesehatan dan pelestarian lingkungan hidup. 

“Peningkatan kualitas hidup masyarakat ini salah satunya adalah peningkatan SDM melalui pendidikan yang terintegrasi dengan pangsa pasar kerja, sebab kontribusi perusahaan yang ada di daerah dalam bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) hanya sebatas beasiswa pendidikan baik S1 maupun S2. Hal ini dinilai kurang tepat dan justru memiliki potensi munculnya pengangguran intelektual semata, oleh karena itu terobosan yang dilakukan oleh pemerintah selain mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) Pemkab juga melakukan kerjasama pendidikan vokasi (kejuruan/keahlian) salah satunya dengan pihak PEM Akamigas,” sebut Safrial. 

“Saya berharap melalui kerjasama pendidikan kejuruan khususnya di bidang minyak dan gas bumi ini, agar putra/i daerah mampu menyerap minimal 50% peluang kerja sebagai hasil dari investasi perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Tanjab Barat. Dengan melalui BLK contoh kecilnya, ada pelatihan mengemudi sehingga nantinya minimal bisa jadi sopir di perusahaan yang ada di daerah, dan setelah selesai belajar mengolah minyak dan gas bumi, putra/i daerah bisa bekerja di petro china dan perusahaan lainnya,” harap Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial MS. 

Direktur PEM Akamigas Cepu, Prof. Dr. R.Y. Perry Burhan, M.Sc., dalam sambutannya mengatakan, generasi muda saat ini yang biasa disebut millenial, sudah mulai enggan bekerja di sektor minyak dan gas (migas), lantaran sekarang reputasi dan budaya di sektor ini dianggap kurang menguntungkan. Semakin berkembangnya Tekhnologi Informasi (IT) saat ini berdampak pada terus munculnya inovasi, terobosan maupun kreatifitas yang merupakan karakter generasi muda millennial. Inilah yang menjadi penyebabnya mereka lebih tertarik dan merasa nyaman berkecimpung di bidang (IT) dibandingkan bekerja sebagai profesional di sektor migas.

“Untuk itu industri migas perlu menggenjot inovasi dan terobosan – terobosan baru, sehingga para generasi muda terutama milenial memiliki persepsi bahwa dunia industri juga merupakan simbol inovasi, simbol kemajuan dan simbol terobosan yang dapat membawa masyarakat ke masa depan yang lebih baik lagi. Kami juga berharap agat putra/i Kabupaten Tanjab Barat setelah lulus dari Cepu ini agar dapat melakukan terobosan maupun inovasi baru di dunia industri migas,” ucap Perry Burhan. 

Hadir dalam acara tersebut, Sekda Blora, pihak PEM Akamigas, Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial MS, Ketua TP-PKK Ibu Cici Halimah Safrial, Asisten Administrasi Umum Jeter Simamora, Kepala Bappeda Firdaus Khatab, Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Martunis M Yusuf, Kadisparpora Otto Riady dan Kadis Ketenagakerjaan Noor Setio Budi. (Hms/Tenk)

 188 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *