Puluhan Ribu Etnis Jawa Dibawah Naungan Paguyupan Pujakusuma Padati Lapangan Bina Raga

Labuhanbatu, JAPOS.CO

Sekitar puluhan ribu etnis Jawa memadati pelantikan Paguyuban Pujakesuma Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Selatan, Minggu (24/2/2019) di Lapangan Bola Kaki, Bina Raga, Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara.

Massa terlihat antusias menghadiri pelantikan pengurus Paguyuban Pujakesuma yang dihadiri langsung Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda) Irjen Pol Drs Agus Adrianto SH MH, didampingi Karo SDM Poldasu Kombes Pol I Ketut Swardana, Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Irwasda, For Intelkam, Dirkrim Umum, Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang, Dandim Letkol Infanteri Santoso, Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, Bupati Labusel H Wildan, Bupati Labura H. Khairuddin Syah.

Pada pelantikan ini, para undangan juga dihibur dengan kesenian adat Jawa seperti reog, gambiing, kuda lumping yang disajikan panitia sebagai salam hormat untuk menghibur para tamu hadirin.

Ketua Panitia, Slameto sangat berterima kasih kepada seluruh pengurus Paguyuban Pujakesuma 3 Kabupaten Labuhanbatu Raya yang baru saja dilantik.

“Harapannya melalui momentum ini kiranya kita masyarakat Jawa kelahiran Sumatera Utara, dapat lebih erat lagi dalam menjalin silaturahmi ke depannya,” ungkapnya.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pujakesuma Sumatera Utara Eko Supriyanto, beserta Kapoldasu Irjen Pol Agus sebagai Ketua Dewan Penasehat DPW Pujakesuma Sumut, Forkompinda Kabupaten Labuhanbatu Raya, dan para donatur yang sudah mendukung sehingga terlaksana acara ini.

Sementara itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Agus Adrianto menjelaskan, di tengah kondisi adanya upaya menimbulkan perpecahan bangsa ini tentunya dirinya merasa prihatin.

“Oleh karena itu kita harus mulai apa yang harus kita mulai dulu menyatukan kebhinekaan yang ada,” jelas Agus.

Dirinya juga mengajak masyarakat agar jangan mau diadu domba, berpecah belah, jangan menggunakan berita yang belum tentu jelas kebenarannya.

“Kami juga meminta agar masyarakat dapat menggunakan hak suaranya, dan memilih dengan cerdas. Karena suara rakyat adalah suara Tuhan,” tutupnya.(At)

 269 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *