Dandim 0304/Agam Hadiri Acara Sinkronisasi Program Kegiatan Kelautan, Perikanan Tahun 2020

Bukittinggi, JAPOS.CO – Dandim 0304/Agam, Letkol. Kav. Salim Kurniawan Dewantara, SE SH hadir dalam acara Sinkronisasi program kegiatan Kelautan dan Perikanan Tahun 2020 yang dihadiri pejabat Kabupaten/Kota Se-Sumatera Barat di ruangan Privansen Hotel Bumi Minang, Jln. Bundo Kanduang Padang Provinsi Sumatera Barat.

Dandim mengatakan bahwa sekaitan aplikasi pemberian makan terhadap kolam ikan air deras atau keramba di Danau Maninjau solusinya adalah dengan Bios 44, karena dengan 0.5 liter bios 44 dapat melarutkan 5 liter air untuk merendam makanan ikan selama 2-3 menit. Setelah direndam pakan ikan maupun pelet kemudian diangkat dan ditiriskan berikan pada saat pemberian pakan ikan, sisa rendaman air jangan dibuang, bisa digunakan untuk merendam pakan ikan berikutnya atau dapat digunakan pada tanaman.

Lanjut Dandim, hasil uji coba Danau Maninjau dengan Bios 44 dari sample air yang dilakukan oleh UPTD Kesehatan Padang menunjukan bahwa kandungan nitrogen dalam bentuk amoniak dan nirit di Danau Maninjau sangat tinggi dan melebihi standar yang ditetapkan Kementrian Lindungan Hidup. Kandungan amoniaknya yang ditoleransi hanya 0.02 mg/liter terindivikasi di Danau Maninjau 0,037mg/liter, sedangkan nirit yang diperbolehkan 0,06 mg/liter tingginya kandungan hitrogen inilah yang menyebab ikan keracunan dan akhirnya mati mendadak. Nitrogen merupakan unsur pembentuk penting dalam pakan ikan dari sample kualitas air Danau Maninjau, setelah diberi Bios 44 menunjukan penurunan kadar kandungan nirit dari 0.037 menjafi 0,009 mg/ liter kesadahan Ca Co 3 setelah diberi Bios 44 matrik menyambung. PH setelah diberi Bios ada perobahan dari 6,99 menjadi menjadi 7,05 Sinkronisasi Program kegiatan Kelautan dan Perikanan dan Sosialisasi Bios 44.

Pasiter Kodim 0304/Agam Ifr. Chairul Muhammad yang juga ikut dalam acara yang tersebut mengatakan acara sosialisasi Bios 44 merupakan penemuan baru dan dapat membetikan solusi yang dimanfaatkan buat Tanaman, pertanian, perikanan serta untuk permasalahan Danau Maninjau yang selama ini diindikadikan tercemar dari keracunan. (Yet)

 244 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *