KPU Kabupaten Melawi Bentuk Relawan Untuk Sukseskan Pemilu

Melawi,  JAPOS CO – KPU Kabupaten Melawi laksanakan target sosialisasi terkait Pemilu yang dihelat pada 14 April mendatang, yakni pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, pemilihan DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota dan DPD.

“Kami selalu kooperatif dalam menyampaikan kepada masyarakat mulai dari kecamatan sampai ke desa-desa,” timpal Ketua KPU Kab. Melawi, Dei Suparjo, Selasa (19/2) di ruang kejanya. KPU Kabupaten Melawi laksanakan target sosialisasi terkait Pemilu yang dihelat pada 14 April mendatang, yakni pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, pemilihan DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota dan DPD.

“KPU bersama relawan yang kami rekrut sebanyak 55 orang yang bertempat di 156 desa se wilayah Kabupaten Melawi dan 11 kecamatan. Relawan ini aktif bergerak melakukan sosialisasi ke desa-desa, dimana ada 10 basis yang menjadi sasaran targetnya, yaitu mulai dari basis pemula, pemuda, disabilitas, keagamaan, perempuan khusus dan komunitas. Selain itu kita juga menjalin hubungan ke media-media, membuat spanduk ke kecamatan sampai ke desa desa terkait dengan tahapan-tahapan pemilu tahun 2019. Dengan harapan seluruh masyarakat yang sudah masuk dalam Daftar Pemilih (DPT) di seluruh Kabupaten Melawi memberikan haknya nanti pada hari H. Dengan memilih sesuai hati nurani memilih pemimpin yang berkualitas tanpa unsur paksaan. Karena dalam pesta demokrasi semua kita berharap masyarakat menjadi pemilih cerdas,” jelansya.

“Pemilih ini sangat penting, ini adalah masa depan bangsa lima tahun ke depan. Untuk itu, mari memilih pemimpin kita dengan cerdas. Dalam pemilihan kali ini, kita tahu perlu kehati-hatian karena akan memilih di lima kertas suara, yakni DPR-RI, DPRD, Provinsi, Kabupaten/Kota DPD dan Presiden dan Wakil presiden Republik Indonesia. Dan selanjutnya kita juga melakukan sosialisasi kesekolah tingkat SLTA dan ke kampus-kampus guna pemberian pemahaman tentang pemilu,” ungkap Dedi.

Ditanya terkait Golput, Dedi mengatakan,”Kalau Golput belum ada kami temukan maupun dengar indikasinya, yang jelas kamai berupaya bagaimana supaya masyarakat menggunakan haknya dalam memilih. Dan melalui  media ini juga kami berharap dan menghimbau kepada masyarakat gunakan hak memilih kita. Sastu suara pun sangat penting. Jangan Golput,” timpal Dedi. (Pangaribuan)

 235 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *