Korem 032/Wirabraja, Dandim 0304/Agam dan Gubernur tinjau Danau Maninjau

Bukittinggi, JAPOS.CO – Penerapan Bios 44 yang memberikan dampak positif bagi petani, peternakan, perkebunan dan lahan gambut semakin menjadi perhatian dikalangan pemerintah. Dalam hal ini Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit didampingi Korem 032/Wirabraja Brijen Kunto dan Danramil 0304/Agam Kol. Kav. Salim Kuniaean Dewantara, SE SH meninjau Danau Maninjau, Kabupaten Agam yang diindikasikan sudah mulai tercemar dan membawa dampak buruk terhadap masyarakat. 

Peninjauan lokasi Danau Maninjau setelah dilakukan paparan dan penjelasan di Koramil 0304/Agam selama dua jam yang disampaikan oleh Dandim 0304/Agam dihadapan Wakil Gubernur, Korem 032/Wirabraja, Danramil Se-Sumatera Barat, Kasiter 032, Kepala Dinas Linkungan Hidup, BPBD dan Pertanian.

Kegiatan ini bertema “Korem 032/Wirabraja Sosialisasi Bios 44, Menjaga Alam Mengatasi Keramba di Danau Maninjau dan Lahan Gambut Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat wilayah Sumatera Barat”. Bertempat di ruang hall Makodim 0304/ Agam pada Senin (18/2). 

Paparan yang disampaikan Dandim 0304/Agam Salim Kurniawan Dewantara, SE SH dihadapan Wagub Nasrul Abit dan undangan terkait Bios 44 yang telah dibuktikan kehebatannya, seperti masalah tinja yang sudah dicoba dengan menyebarkan Bios 44 yang beberapa hari kemudian hasilnya membuktikan bahwa tinja tidak berbau dan hasil pisahannya dapat digunakan jadi pupuk. Pembuktian ini juga telah dilakukan terhadap tanaman pertanian, sehingga hasilnya berlipat ganda. 

Selanjutnyan pembuktian dilaksanakan di kawasan Danau Maninjau, dimana selama ini 98% masyarakatnya mengantungkan hidup dengan usaha sistem keramba. Maka solusi untuk mengembalikan Danau Maninjauan dari akibat pencemarannya, pihak berbaju loreng berupaya dengan penyebaran Bios 44 dimana dapat menjaga alam mengatasi keramba di Danau Maninjau serta lahan gambut dengan sasaran meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

“Bios 44 tidak dikhawatirkan lagi, pasalnya Korem 032/Wirabraja telah memiliki hak patent di seluruh dunia. Pembukitan itu dilakukan oleh Brigjen Kunto yang telah mempresentasikannya di Kota Marokko dihadapan profesor dan telah teruji sehingga mrndapatkan legalitas yang sah,” jelas Salim dihadapan para pejabat sejajaran Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat. 

Wakil Gubernur Sumatera Barat mengucapkan terima kasih pada Korem 032/ Wirabraja yang telah menemukan Bios 44 dengan yang sangat banyak manfaatnya baik untuk lahan Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan bahkan dapat dijadikan obat buat penyakit diabet. 

“Dengan ditemukan Bios 44, kita tidak perlu lagi pusing untuk penangulangan Danau Maninjau dan ini kita sampaikan ke pusat dan provinsi, dimana sudah ada teknologi batu Bios 44 dapat menetralisir pencemaran air Danau Maninjau sehingga kita tidak berkomplit lagi,” jelas Nasrul Abit. (Yet)

 198 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *