Gubernur Kepulauan Babel Pimpin Rapat Pembahasan Pengembangan UBB

Bangka Belitung, JAPOS.CO – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman didampingi Wakil Gubernur Abdul Fatah dan Sekda Babel, Yan Megawandi, memimpin dari Rapat Pembahasan Pengembangan Universitas Bangka Belitung (UBB). 

Rapat yang berlangsung di Swissbell Hotel, Pangkalpinang, pada Senin (18/02/2019) sore itu, diikuti sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, mulai dari Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Babel, Yulizar, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Babel, Yanuar, Kepala Bappeda Babel, Fery Insani, Kepala Bakuda, Fery Apriyanto, Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh, Direktur RSUD Soekarno, Jajaran Pimpinan UBB, dan unsur terkait lainnya.

Gubernur dalam arahannya mengatakan bahwa rapat ini digelar untuk menindak lanjuti supaya UBB bisa menjadi Universitas bergengsi dan mampu dalam meningkatkan standar SDM di Babel. “Bapak Menteri meminta agar kita segera action, mewujudkan ini dan ajukan segera ke PT Timah agar meningkatkan teknis pengembangan dan akreditasi UBB dari C kita upayakan bisa menjadi B,” ungkap Gubernur. 

Lebih lanjut Gubernur mengatakan, persiapan untuk pembentukan Fakultas kedokteran dan pariwisata, ini harus sudah disiapkan baik secara teknis dan juga perlengkapan. “30 hektar tanah harus dipersiapkan dan untuk Pemkab Belitung dan Belitung Timur harus mendukung. Kalau kita ingin UBB ini menjadi WorldClass Internasional harus segera mungkin untuk membuat langkah – langkah,” kata Gubernur. 

Gubernur Erzaldi meminta dalam kurun waktu seminggu ini, segera memanggil para pendidik dan juga para Professor, agar berdialog bagaimana tindak lanjut ini. “Kita perlu datang ke komisi penilai akreditasi untuk kita bisa membahas masalah ini, dan kita bisa beri tahu kepada mereka kalau tanah dan juga bangunan untuk fakultas yang saya maksud telah siap,” terang Gubernur. 

Dalam kesempatan tersebut dijelaskan rincian mulai dari bagaimana upaya untuk pembentukan dari Fakultas Kedokteran UBB, adalah perlu adanya rekomendasi dari wilayah seperti Unsri dan UI, rekomendasi dari IDI, rekomendasi dari Asosiasi RSCM, rekomendasi Dekan FD se-Indonesia dan harus memiliki 26 SDM tenaga pendidik untuk dokter. 

Gubernur juga meminta agar UBB sesegera mungkin untuk membuat S2 Pertanian di UBB. “Pemprov berusaha membantu baik UBB ataupun Polman. Dan ini, bagian dari usaha kita meningkatkan SDM Babel. Karena ini bagian dari Visi dan Misi dari Pemprov Babel. Kita kan meminta bantuan Pemkab Belitung dan Bertim. Untuk Pariwisata, kita akan mencari transfer Tenaga Pendidik. Intinya, jangan kita biarkan masyarakat kita tidak mendapatkan pendidikan yang baik dan berkualitas,” pungkasnya. (Oby)

 155 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *