Sidang Perkara Pemalsuan Akte, Saksi Kunci Sudutkan Bos PT.HADTEX

Bandung, JAPOS.CO – Sidang lanjutan perkara pemalsuan Akte tanah dengan terdakwa Hendry Hidjaya alias Koka digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (14/2) semakin seru.

Saksi kunci O.S yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum JPU ) Evyanto, SH sangat menyudutkan posisi terdakwa, dalam persidangan sebelumnya Hakim bertanya kepada saksi O.S apakah saksi pernah mengenal terdakwa Hendry Hidjaya? Saksi mengaku kepada Majelis Hakim kalau dirinya sama sekali tidak mengenal terdakwa.

Dalam fakta persidangan yang sudah digelar sebelumnya pernah disebutkan beberapa kali kalau terdakwa Hendry terkesan sudah saling kenal dengan saksi O.S, namun pada sidang minggu lalu saksi justru dengan tegas membantah dan mengaku kepada Hakim kalau dirinya belum pernah mengenal terdakwa.

Ketua Majelis Hakim, Sihar Hamonangan Purba, SH.MH kembali melanjutkan pertanyaannya kepada saksi apakah pernah memilikii sebidang tanah diwilayah Desa Cangkuang Kulon blok Mengger Persil 90 S lll, saksi kembali membantah kalau dirinya pernah memiliki sebidang tanah diwilayah yang disebutkan oleh Hakim.

Kemudian pada pertanyaan selanjutnya Hakim menanyakan lagi kepada saksi O.S apakah didalam Akte Jual Beli (AJB) No.164/Dayeuhkolot/1991 saksi pernah menanda tangani surat Akte Jual Beli tersebut ? Saksi O.S kembali dengan tegas membantah kalau dirinya sama sekali tidak pernah membubuhkan tanda tangan didalam AJB tersebut, saksi juga mengaku kepada Hakim kalau dirinya memang tidak pernah memiliki tanah diwilayah yang sedang dipermasalahkan oleh Husen Lumanta dan Handry Hidjaya.

Dari keterangan saksi O.S Hakim kembali bertanya kepada terdakwa apakah akan memberikan tanggapan terhadap semua keterangan saksi O.S, terdakwa dan kuasa hukumnya meminta kepada Majelis Hakim agar terdakwa diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapannya pada saat membacakan pembelaan ( Pledoi )dari terdakwa Handry Hidjaya.

Menurut informasi dilapangan sebenarnya antara pelapor Husen Lumanta dan terdakwa Hendry Hidjaya adalah teman sejak semasa kecil dan kemudian keduanya menjadi pengusaha sukses diwilayah Kabupaten Bandung.

Husen Lumanta dalam persidangan juga pernah mengatakan kepada Hakim sebenarnya dirinya sudah berulang kali melakukan upaya agar Handry Hidjaya mengembalikan saja tanah miliknya yang sudah diserobot oleh terdakwa, tetapi Handry tidak pernah punya etikat baik untuk berdamai dengan Husen Lumanta sehingga melaporkan Handry Kepolda Jabar hingga akhirnya perkara ini sampai kemeja hijau. (HendriH)

 437 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *