Rumah Sakit Islam ( RSI ) Siti Hajar Di Duga Tidak Profesional Tangani Pasien

Sodoarjo, JAPOS.CO –  Rumah Sakit Islam ( RSI ) Siti Hajar yang beralamat di Sekardangan Sidoarjo diduga tidak profesional tangani pasien. Hal ini terungkap dari Arifin yang merupakan suami dari pasien yang sedang menjalani rawat inap beberapa kali di RSI Siti Hajar.

Menurut Arifin, ” istrinya harus bolak balik masuk RSI (Rumah Sakit Islam) karena akan menjalani operasi Katarak, untuk melaksanakan Operasi ini  istrinya harus di karantina dan Obserfasi terlebih dahulu karena didiagnosa mengalami kelebihan kadar gula dan sakit lambung,” jelasnya.

“ Setelah beberapa kali keluar masuk RSI namun pihak RSI Siti Hajar menolak dengan halus pasien BPJS dengan mengatakan bahwa  kamar rawat inap sudah penuh dan baru akan ada nanti sore jam 5 mas,” ungkapnya menirukan bahasa suster kepada Japos.co.

Kekecewaan diungkapkan Aripin setelah dengan sabar menunggu berjam – jam dengan harapan Istrinya akan mendapat penanganan medis yang memadai dengan jalan rawat inap ,ternyata dari keterangan suster yang sama bahwa kamar yang dijanjikan ternyata telah dipesan orang lain.

Arifin menambahkan setelah ditolak di Rumah Sakit Islam memutuskan meminta dirujuk ke RSUD Sidoarjo dan setelah masuk RSUD Kamis,(14/2) pihak RSUD langsung menangani isterinya dengan  melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui penyebab sakitnya.

Dari hasil pemeriksaan bahwa isterinya terkena Virus TBC, padahal di Rumah sebelumnya tidak diketahui hasil diagnose sakit apa yang diderita isterinya namun selama ini diberikan obat lambung dan penurun kadar gula.

” Pada saat dokter menanyakan hasil cek darah dan resume medis dari Rumah Sakit Islam Siti Hajar, saya tidak mengetahui adanya diagnose sakitnya isteri saya,” ungkap Arifin

Selanjutnya, menurut Arifin setelah semuanya diungkapkan membuat Dokter RSUD menggelekan kepala dengan berucap “ begini loh, kebiasaan RSI Siti Hajar, pasien dibuat percobaan dan setelah kondisinya parah baru di rujuk ke RSUD,” tutup Arifin menirukan ucapan Dokter.(Zein)

 

 

 3,813 total views,  4 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *