Upaya Penegakan Hukum Di Kabupaten Pasaman Diapreasiasi Bupati

Pasaman, JAPOS.CO – Kejaksanaan Negeri Pasaman melakukan pemusnahan barang bukti narkotika dan judi yang berasal dari 41 orang tersangka. Dengan tingkat hukuman maksimal empat bulan penjara untuk tindak pidana judi dan 15 tahun untuk tindak pidana narkoba. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pasaman, Adhryansah mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti tindak pidana narkoba dan judi itu merupakan acara rutin, yang sifatnya tahunan. 

“Ini adalah sisa, yang perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap. Bisa dua kali setahun dalam hal pemusnahan barang bukti narkotika dan pekat ini,” ujarnya. 

Kejaksaan, kata Adhryansah komit memberantas berbagai tindak pidana di daerah itu, khususnya narkotika dan penyakit masyarakat. Pihaknya, kata dia, akan meningkatkan sinergitas dengan berbagai elemen masyarakat. 

“Ada peningkatakan dalam hal tindak pidana narkotika dan judi. Jadi, semua elemen masyarakat harus bersatu untuk melawan narkoba dan judi di daerah ini,” tukasnya. 

Lanjut dia, berbagai upaya terus dilakukan oleh pihak kejaksaan setempat untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana, baik narkotika maupun penyakit masyarakat. Termasuk menggelar penerangan hukum ke sekolah dan masyarakat. 

“Kegiatan itu tidak akan ada artinya jika semua elemen masyarakat tidak mendukung upaya pemberantasan tersebut. Untuk yang mendukung, kami ucapkan terima kasih, sehingga penyalahgunaan narkoba dan judi bisa hilang dari bumi Pasaman,” tukasnya. 

Yusuf Lubis mengapresiasi upaya penegak hukum dalam memberangus tindak pidana narkotika maupun judi di daerah itu. 

“Saya Bupati Pasaman berasa terharu, bangga terhadap upaya penegakan hukum oleh aparat penegak hukum kita, terhadap tindak pidana narkotika dan judi,” ujarnya. 

Dikatakan Bupati, kebanyakan pelaku tindak pidana narkotika yang tertangkap di daerah itu merupakan orang luar. Mereka memasok narkotika jenis ganja dari wilayah Madina, Sumut. 

“Pasaman, hanya menjadi wilayah perlintasan saja. Meskipun ada yang beredar, tapi jumlahnya sedikit dan itu pun harus tetap kita berangus,” pungkasnya. (Dms)

 179 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *