Pembangunan Beronjong dan Pemasangan Pipa Mata Air Namo Ratah Lau Bengap Berjalan Lancar

Tanah Karo, JAPOS.CO – Hadirnya bantuan dari pemerintah melalui Anggaran Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) dan bantuan keuangan dari pusat hingga daerah menjadikan semangat membangun desa. Kucuran dana anggaran dari pemerintah berupaya optimal bahkan maksimal untuk pembangunan masyarakat di wilayahnya. Anggaran itu diterapkan melalui sejumlah program kegiatan infrastruktur, pembinaan dan penguatan modal bagi masyarakat dengan harapan mewujudkan masyarakat yang mandiri, maju dan sejahtera.

Jurnalist perwakilan Harian Jaya Pos  dan Japos.co Sumut bersama Kepala Desa Sarimunte, Rudi Miliala didampingi Sekretaris Desa, Oder Karo-karo beserta Eka Forsa Surbakti (Ketua TPK), Edy Sembiring (Anggota), Pulungenta Sembiring (Anggota) dan kepala dusun/wilayah, Asmara Ginting turun langsung ke lokasi sumber mata air Namo Ratah Lau Bengap Simalem di wilayah Desa Kutambaru, kecamatan Munte, Kabupaten karo, Sumut pada Jumat (08/2/19) yang dalam satu minggu terakhir menjadi perbincangan hangat dalam hal pekerjaan pemasangan pipa dan pekerjaan beronjong pengamanan mata air tersebut yang diduga dikerjakan asal-asalan, anehnya banyak berita beredar di masyarakat bahwa pipa yang digunakan adalah pipa lama yang notabene telah berumur kurang lebih puluhan tahun.

Kepala Desa Sarimunte, Rudi Milala mengatakan bahwa setelah melakukan investigasi penelusuran ke lokasi bahwasanya pemberitaan/perbincangan yang beredar di masyarakat perlu diluruskan. “Pembangunan beronjong berdiri kokoh tiga tingkat dengan panjang 40 meter dan pemasangan pipa dari sumber mata air Namo Ratah sampai titik akhir desa Sarimunte baik dan sukses dengan panjang 3600 meter. Memang terkadang air yang mengalir dari mata air ke masyarakat Desa Sarimunte masih kita temui masalah dikarenakan debit air terkadang berkurang dengan kata lain belum maksimal padahal dua pipa saat ini berfungsi untuk dua bak penampungan mata air yang berbeda dengan lokasi berdekatan yakni pemasangan pipa lama dan pemasangan pipa baru,” pungkansya.

“Harus dipahami pula bahwa keberhasilan pembangunan desa sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat. Oleh sebab itu kepala desa beserta perangkatnya harus selalu berperan aktif dalam mensosialisasikan target serta membuat terobosan-terobosan baru dalam pembangunan kearah kemajuan dan kesejahteraan warga masyarakat. Terus bekerja semaksimal mungkin membenahi infrastruktur seperti pembangunan rabat beton, pemasangan pipa, peningkatan jalan dusun desa, pembangunan drainase dan lainnnya,” lanjutnya.

“Infrastruktur yang ada di wilayah Desa Sarimunte masih banyak yang harus dibenahi, maka bantuan dari Anggaran Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), Bantuan dana kabupaten, Banprov dan lainnnya difokuskan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan hotmix, perbaikan irigasi yang mana masih banyak lahan persawahan warga masyarakat di desa Sarimunte yang tidak aktif,” tutup Rudi. (Jhonranes Tarigan)

 597 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *