Bupati Karo : Musrenbang Tidak Akan Berhasil Sampai Komputer Beranak Jika Tidak Dikawal dan Diikuti

Barus Jahe, JAPOS.CO – Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH bersama anggota DPRD Karo Thomas Joverson Ginting, Abdi Depari, Firman Firdaus Sitepu menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Karo 2020 Kecamatan Dolat Rakyat dan Kecamatan Barusjahe, Selasa 12/2) pukul 11.00 wib di kantor camat Dolat Rakyat Lau Gendek. 

Menurut Terkelin, Musrenbang kecamatan adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan/stakeholders di tingkat kecamatan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan terkait yang didasarkan pada masukan dari hasil Musrenbang kelurahan, serta menyepakati rencana kegiatan lintas kelurahan  di kecamatan yang bersangkutan. 

“Jadikan musrenbang ini sebagai masukan sebanyak-banyaknya, satu hal yang harus kita ingat, bahwa musrenbang tahun berbeda dengan tahun sebelumnya, kenapa saya katakan demikian? Sebab apabila tahun lalu semua hasil musrenbang tidak terkoneksi ke aparat penegak hukum, tahun ini tanpa kita sadari semua terkoneksi ke aparat hukum. Contohnya, apabila pelaksanaan pekerjaan yang tidak ada ditampung d idalam musrenbang dikerjakan oleh OPD terkait, saya pastikan akan berurusan dengan pihak aparat penegak hokum. Untuk itu jangan pernah bosan menyampaikan aspirasi, kadang ada juga sudah 5 (lima) kali aspirasi dalam musrembang baru disetujui dan dilaksanakan, inilah para peserta selalu rajin, gigih ikut mengawal dan mengikuti apa yang telah diusulkan dalam Musrenbang ini, kalau tidak di ikuti sampai komputer beranakpun tidak akan berhasil,” pungkas Terkelin disertai tepuk tawa para peserta musrenbang. 

Sementara Abdi Depari anggota DPRD Karo mengharapkan kepada masyarakat Kecamatan Dolat Rayat dan Kecamatan Barusjahe, supaya menyampaikan usulan terkait kepentingan wilayah desa masing-masing. “Saya akan kawal dan ikuti terus apa yang telah usulkan nantinya, agar dapat menjadi prioritas pelaksanaannya. Inilah saat dan kesempatan masukan yang akan dituangkan dapat menjadi dasar penyusunan Rencana Pembangunan  Kecamatan yang akan diajukan kepada SKPD yang berwewenang sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah pada tahun berikutnya,” jelas Depari. 

Di sisi yang sama, Thomas Joverson Ginting menegaskan akan mendorong Pemda Karo terkait usulan masyarakat Kecamatan Dolat Rayat dan Kecamatan Barusjahe agar diperhatikan deran akan selalu memonitor usulan tersebut hingga di tahun 2020. 

Pada kesempatan yang sama Firman Firdaus Sitepu mengatakan pembangunan wilayah desa maisng-masing agar memprioritaskan apa yang dibutuhkan masyarakat se-segera mungkin, supaya dalam Musrenbang ini ditampung dan dicatat. “Kendati  demikian, disinilah saatnya nanti kita diskusikan bersama, saya akan mengikuti dan ikut mengawal aspirasi masyarakat. Jika ini harus diprioritaskan, nantinya diskusi ini agar membawa berkah bagi kecamatan masing-masing,” ujar Firdaus. 

Turut hadir dalam Musrenbang ini kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, Msi, kepala PUPR Ir Paten Purba, kepala dinas pertanian Sarjana Purba, SSTP, kepala dinas pemberdayaan perempuan dr Hartawati Br Tarigan, kabid DPMD Ledianita, Camat dolat Rayat Leo Girsang, Camat Barusjahe Kalsium Sitepu, Tokoh masyarakat, tokoh adat Muspika Dolat Rayat dan Muspika Barusjahe, Para kepala desa kec. dolat Rayat dan kec. Barusjahe.(Jhonranes Tarigan)

 209 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *