Beroperasi Diluar Jam Operasional, Dishub Belum Ambil Tindakan Tegas Truk Batubara

Jambi, JAPOS.CO – Kendaraan truk bermuatan batubara yang kedapatan sering melintas diluar jam operasional di kawasan Sungai Buluh hingga Simpang Sungai Duren Mendalo Jambi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan pihak terkait lainnya belum bisa lakukan tindakan tegas.  

Hal ini terlihat dari hasil Rapat Koordinasi (Rakor) antara Pemprov bersama Dishub Provinsi Jambi dan pihak terkaiy lainnya, di kantor Dishub Provinsi Jambi, Selasa (12/2/2019).  

Sebelumnya diketahui, menyikapi kendaraan truk bermuatan batubara yang melintas diluar jam operasional, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi akan menggelar rapat koordinasi bersama Dishub Batanghari dan instansi terkait lainnya. Dari hasil Rakor tersebut, terbukti bahwa Pemprov Jambi bersama Dishub dan pihak terkait lainnya, masih memberi waktu sebulan untuk mensosialisasi tentang larangan itu pada sopir pengendara yang melanggar.  

Seperti yang disampaikan oleh Asisten I Setda Provinsi Jambi, A Pani bahwa dalam waktu sebulan ini Pemprov bersama pihak terkait masih melakukan sosialisasi terkait kendaraan Batubara yang masih melanggar jam operasional ini. “Untuk sementara waktu ini, kami akan memberikan waktu kepada Dishub memasang rambu-rambu peringatan. Selanjutnya, dalam waktu sebulan ini kami juga akan melakukan sosialisasi dan pewasan di jalur-jalur tersebut,” kata Pani usai melaksanakan Rakor.  

Setelah itu, baru pihak penegak hukum melakukan tindakan tegas bagi para sopir dan truk Batubara yang masih melanggar, sesuai dengan aturan perda yang berlaku.  “Setelah itu nanti, baru kita serahkan pada penegak hukum untuk membetikan tindakan tegas kepada sopir dan bus yang melanggar aturan tersebut,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, Asisten I dan II Setda Provinsi Jambi ikut hadir langsung Rapat Koordinasi bersama Dishub dan Pihak terkait lainnya tersebut. (Rizal)

 195 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *