Bukittinggi Terbebas Dari Kawasan Perumahan Kumuh

Bukittinggi, JAPOS.CO – Kota Bukittinggi yang luasnya hanya 25 km/persegi, dengan tiga kecamatan dan 24 kelurahan. Dari 24 kelurahan, dua diantaranya dinobatkan sebagai perumahan kawasan kumuh, yakni kelurahan ATTS dan Pakan Kurai.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PUPR kota Bukittinggi. Dari 30, 4 ha kawasan perumahan kumuh di Kota Bukittinggi pada tahun 2018 telah berhasil dituntaskan dengan bantuan dana APBN secara bertahap senilai Rp.2,2 milliar priode 2016 dan ditambah lagi priode 2018 senilai Rp.1,2 milliar, sehingga kawasan perumahan kumuh untuk wilayah Pakan Kurai telah teratasi secara berangsur, ulas Nofrianto, CH.

“Program kawasan perumahan kumuh yang lainnya dengan melakukan relokasi pemukiman kembali seperti kawasan lahan tepi ngarai. Kawasan perumahan kumuh yang luas nya 30,6 ha di kota Bukittinggi dengan program kotaku telah tuntas seluas 26,4 dan masih tersisa sekitar 4 ha yang menjadi tunggakan kedepannya. Dengan tuntasnya kawasan perumahan kumuh di wilayah Lurah Pakan Kurai dan Aur Tajungkang Tenggah Sawah, sehingga masyarakat tidak lagi menyinsingkan roknya saat hujan turun karena kawasan tersebut sudah terbebas dari kawasan kumuh. Namun satu hal yang menjadi catatan bagi Dinas PUPR Bukittinggi ketika terjadinya bedah rumah, hal ini perlu dipertegas dengan aturan. Pasalnya untuk program bedah rumah yang sangat dipahami jika rumah tersebut merupakan rumah yang status tanahnya memiliki sertifikat dan bukan rumah sewaan. Pihak Pemerintah Kota berhati- hati dan akan melakukan verifikasi yang langsung turun ke rumah penduduk,” sambungnya. (Yet)

 203 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *