Korban Kasus Akta Nikah Yang Diduga Palsu Sudah Melapor Ke Polda Riau

Pekanbaru, JAPOS.CO – Laporan mengenai Akta Nikah diduga palsu yang dikeluarkan oleh GBI Minas wilayah Buatan Baru yang digembalai oleh RJS, korban yang merasa dirugikan kembali menghubungi Japos.Co Pekanbaru dan mengatakan sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak GBI Minas terhadap dirinya.

Seperti yang disampaikan korban kepada Japos.Co, bahwa merasa perlu tindakan hukum untuk memberi efek jera kepada pihak oknum BB dan RJS yang telah merugikan dan mempermalukan dirinya.

Menanggapi hal tersebut, Japos.co mengklarifikasi kepada pihak GBI yang diterima dari oleh BPD GBI Riau yang diwakili Sekum BPD Pdt. Ricky Nelson Tampubolon yang mengatakan bahwa GBI yang digembalakan oleh RJS yang dilayani oleh BB  tidak terdaftar di BPD GBI Riau dan dinyatakan  tidak sah dan tidak pernah ada  surat pengajuan kepada pihak BPD untuk pembukaan gereja GBI cabang Minas.

Pada saat dikonfirmasi RJS melalui selular menjelaskan bahwa sudah terdaftar, hanya saja dalam proses SK. Namun menanggapi terkait apakah pihak GBI yang digembalakannya sudah meminta syarat-syarat administrasi untuk peneguhan pernikahan, RJS menolak untuk memberikan klarifikasi kepada Japos.Co dengan mengatakan bahwa hanya akan memberikan klarifikasi kepada wartawan yang sudah mengikuti UKW (Ujian Kompetisi Wartawan). 

Selanjutnya, BB sebagai pihak yang sudah melakukan peneguhan pernikahan tersebut untuk meminta klarifikasi pun menolak memberikan klarifikasi dengan mengatakan bahwa pihak  Japos.Co tidak punya hak untuk mencampuri urusan GBI.

Sebagai informasi bahwa korban memberikan keterangan kepada Japos.Co, bahwa korban sendiri memberikan pengakuan bahwa BB pernah melarang  korban untuk memberitahukan mengenai Akta Nikah yang dikeluarkannya untuk diketahui oleh orang lain. “Jangan sampai orang lain tahu surat nikah kalian ini ya, kalau ada yang minta ditunjukkin, jangan kalian mau” ungkapnya menirukan perkataan BB.

Setelah mendengar pernyataan dari BB, korban pun mulai merasa curiga. Setelah kasus ini mencuat, muncul lah Surat Hak Jawab yang dikeluarkan oleh GBI Beth Rapha yang ditujukan kepada Japos.Co.  Setelah membaca surat tersebut, barulah diketahui bahwa GBI yang digembalakan RJS tersebut ternyata merupakan cabang dari GBI Beth Rapha dan hal ini juga sangat mengagetkan pihak BPD GBI Riau.

Kemudian dengan menghubungi Erwin Tjahjono selaku Gembala GBI Beth Rapha untuk meminta klarifikasi. Namun Erwin mengatakan bahwa pihak mereka saat melakukan pemberkatan ataupun peneguhan pernikahan sudah sesuai  prosedur dan ketentuan yang ada di GBI dan mengatakan pihak yang diteguhkan sudah memenuhi semua syarat-syarat itu.

Atas perkara ini korban yang merasa dirugikan sudah melaporkan ke POLDA Riau dan laporan sudah diterima oleh pihak POLDA Riau. “ Saya berharap tidak ada lagi korban berikutnya ” ujarnya. ( AH & Team)

 

 

 1,565 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *