69 Kubik Kayu Disita Polisi, Ternyata Dari Bansaw Di Mangkutup

Palangka Raya, JAPOS.CO – 69 kubik  kayu olahan jenis Meranti Campuran (MC) berbagai ukuran, yang ditangkap Tim Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Ditreskrimsus Polda Kalteng di Mantangai,  berasal Bansaw di Sei Mangkutup,  Kayu tersebut rencananya akan dibawa ke Anjir Kapuas, Rabu (30/1)

“ Dari Bansaw di Mangkutup dan rencananya mau dibawa ke Anjir Kapuas, dan ditangkapnya di Mantangai,” ungkap, Pelaksana tugas Kasubdit Tipiter, Ditreskrimsus Polda Kalteng, AKBP. Devy Firmansyah melalui AKP. Situmeang via pesan singkat Whatsapp.

Menurut AKP Situmeang, karena khawatir kapal imbal yang mengangkut tenggelam, kayu tersebut dibongkar dan dititip di gudang UD. Karya Bersama Mandiri milik H.Pahmi, di Anjir Mambulau Barat Km.3,7, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupten Kapuas.  “ Untuk BB kita titip disana, karena kalo di kapal d kwatirkan tenggelam kapalnya,” Jelasnya.

Ia menambahkan pihaknya juga telah menurunkan saksi ahli dari kehutanan untuk mengukur dan menghitung jumlah kayu tersebut. “Untuk perkara itu masih berproses hukum, sedangkan tersangkanya atas nama Ahmad Puadi, kita tahan di Polda. Dan kemaren sudah kita lakukan pengukuran dan penghitungan jumlah oleh ahli dari Kehutanan,” terangnya.

Bahkan menurut Situmeang saat ini pihaknya juga sedang medalami penyidikan, terkait  kepemilikan Bansaw di Mangkutup, serta peran AP dalam perkara tersebut. Karena kalau yang mengambil upah mengangkut saja yang diamankan, sementara pemilik Bansaw nya tidak, maka tidak kemungkinan akan muncul lagi AP yang lain. (Mandau)

 

 342 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *