Imigrasi Klas III Ketapang,Deportasi 10 TKA Ilegal PT. SULTAN Rafli Mandiri

Ketapang, JAPOS.CO –  Imigrasi Kelas III Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat Deportasi 10 Tenaga Kerja Asing (TKA ) ilegal yang bekerja di lokasi tambang emas PT. SULTAN Rafli Mandiri, Kamis (31/1).

Petugas Imigrasi yang beranggotakan Dhani Saputra,  Ahmad Afif Azhari, Muhammad Arbain, Fahri Reza, dan Muhammad Abdul Mugni  bersama 10 (sepuluh) warga negara asing(WNA) yang bernama Lu Qi, Zhu Shanyou, Li Wei, Chen Jinke, Yang Yanlun, Yang Fengping, Yang Zhiping, Liang Juliang, Qin Shuyuan, Tang Chengshou berangkat menuju Bandara Rahadi Oesman Kab. Ketapang.

Keberangkatan petugas beserta 10 (sepuluh) WNA diawali dengan penerbangan menggunakan maskapai Wings Air  IW1347 pada pukul 13.20 wib dengan tujuan Pontianak. Sesampainya di Bandara Internasional Supadio pontianak petugas melakukan proses administrasi pendeportasian 10 (sepuluh) orang WNA berupa, Checkin di konter maskapai Air Asia, Peneraan cap keberarangkatan pada Paspor dan Boarding Pass 10 (sepuluh) WNA oleh Pejabat Imigrasi Bandara Internasional Supadio Pontianak dan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Deteni oleh petugas Kantor Imigrasi kelas III Non TPI Ketapang kepada petugas Kantor Imigrasi Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Setelah melaksanakan proses administrasi pendeportasian terhadap 10(sepuluh) WNA di Kantor Imigrasi Bandara Internasional Supadio pontianak, 10 (sepuluh) WNA melakukan boarding tujuan Shenzen dan Guanzhou China dengan maskapai Air Asia AK479 transit Kuala Lumpur.

 Hal ini di ungkap Rudi Adriani, S. Sos selaku Kepala imigrasi  kelas III  Ketapang via telpon pada kamis( 07/02) bahwa total WNA yang di tahan di PT sultan Rafli mandiri beberapa waktu lalu ada 16 orang, dimana 6 orang bisa menunjukan visa saat pemeriksaan lanjutan, sedangkan 10 orang lainya di deportasi kembali ke Negara asal karena tidak bisa menunjukan visa saat pemeriksaan. (AGUSTINUS)

 

 533 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *