Rumah Karyawan PKS Tolan Tiga Digerebek Polisi, Delapan Buruh Diamankan

Labusel, JAPOS.CO – Perumahan karyawan (Pabrik Kelapa Sawit)  PKS PT Tolan Tiga Indonesia Perlabian PO. Mill di Dusun IV Desa Perkebunan Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat,  Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara digerebek polisi, Rabu (23/1) pukul 23.30.WIB.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang, SH SIK melalui Kapolsek Kampung Rakyat AKP Hitler Sihombing menyampaikan (1/2) pengerebekan ini dilakukan berdasarkan informasi yang diterima pada Rabu (23/1) pada pukul 22.00 wib aparat kepolisian mendapat laporan dari masyarakat bahwa salah satu rumah karyawan PKS Perlabian yang ditempati karyawan kontrak pembuat sumur bor sering kali dijadikan sebagai tempat pesta narkoba.

Menindaklanjuti informasi tersebut petugas melakukan pengintaian dan melihat 5 laki-laki sedang duduk di teras rumah, petugas pun langsung menggerebek rumah tersebut dan mengamankan pria yang berada di teras, sementara petugas lainnya masuk ke dalam rumah dan di salah satu kamar ditemukan 8 laki-laki sedang mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.

Kedelapan tersangka masing-masing TA (21) buruh harian lepas (BHL) di PT. Kebun Perlabian Estate, Perumahan Karyawan Dusun IV, SS (20) pembuat sumur bor warga Dusun Air Batu, Kecamatan Torgamba, DIH (39) pembuat sumur bor warga Jalan Pipit II Perumnas Mandala, Medan, RN (27) pembuat sumu bor warga Jalan Pertahanan Kecamatan Medan Amplas, FS (22) pembuat sumur bor, warga Desa Pinang Sori, Kabupaten Tapanuli Utara, NH (40) pembuat sumur bor, warga Desa Gunung Tinggi, Kecamatan Pancurbatu, SP (21) pembuat sumur bor, warga Jalan Pasar Merah, Kecamatan Medan Amplas, dan ED (22) pembuat boiler pabrik, warga Aceh Utara.

Pada saat dilakukan penggerebekan yang didampingi oleh Kepala Dudun IV Desa Perkebunan Parlabian ditemukan barang bukti alat-alat penghisap sabu (bong), 1 plastik klip kecil berisi sabu, 1 buah kaca pirek.

Kedelapan tersangka beserta barang bukti diamankan ke Mapolsek Kampung Rakyat untuk dilakukan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut, dan kedelapan tersangka ditahan. (At)

 694 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *