Pengawalan Pers Dapat Memompa MA Untuk Meningkatkan Kinerja

Jakarta, JAPOS.CO –  Kontrol media masa sangat penting untuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. Hal tersebut diungkapkan juru bicara Mahkamah Agung (MA), Hakim Agung Andi Samsan Nganro di Media Center Mahkamah Agung di Jalan Merdeka Utara, Gambir Jakarta Utara, Jumat (1/2).

Andi mengatakan perlunya kontrol dari pers untuk mengawal MA. Pengawalan pers disebut dapat memompa MA untuk meningkatkan kinerja.

“Bagaimana kita MA meningkatkan kinerja, membangun kepercayaan terhadap MA, kami juga berusaha meminta masukan bahwa kita tidak lepas peranan pers. Kami perlu kritikan (bersifat) konstruktif bagaimana membangun. Kemudian informasi mengontrol kami,” jelasnya.

“(Perlunya) Transparasi. (Supaya) Orang bisa mengikuti jalannya persidangan itu,” ujar Andi.

Andi berharap MA dan pers dapat saling bekerja sama dan saling mengawasi. Di samping itu, perlunya kode etik untuk menjaga kredibilitas.” Wartawan dan Hakim MA memiliki kesamaan yakni sama – sama berpegang kepada kode etik,” jelasnya.

Lanjutnya, Media memberikan kontrol kepada kami, kami memberikan info yang layak diinformasikan. Pesan saya kalau mau disegani dan kredibel, ya kode etik (diperhatikan).

“Jurnalis wartawan itu sama kaya kami (hakim MA) semakin dihormati kode etik, semakin dihormati (oleh masyarakat). Memberikan berita-berita yang benar, diteror. Sama kayak kami (hakim MA),” ujar Andi.

Di kesempatan yang sama Ketua Dewan Pers,  Yosep Adi Prasetyo menambahkan bahwa mendukung penuh keterbukaan informasi MA kepada pers. Yosep juga mengapresiasi MA yang mengunggah salinan putusan di website.

“Semua dokumen apapun yang dikerjakan dibuka kepada publik melalu internet. MA menajdi lembaga yang memplopori itu.” Dulu, para pencari keadilan bagaimana (bisa) mengakses tersebut sekarang orang yang berhak mendapatkan salinan keputusan itu bisa mengakses,” ujar Yosep.@ d2/Int

 

 230 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *