Nurdin Abdullah Paparkan Kemudahan Perijinan di Depan Gubernur BI

Makassar,JAPOS.CO —  Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof HM Nurdin Abdullah menjelaskan berbagai kemudahan bagi seluruh pelaku usaha termasuk eksportir, investasi dan kemudahan untuk perijinan semua usaha di depan Gubernur Bank Indonesia.

“ Sebuah kesyukuran bagi masyarakat Sulsel dengan adanya peresmian gedung baru Bank Indonesia (BI) yang ada di Kota Makassar, di Jalan Jendral Sudirman, Makassar,” jelasnya.

Menurut Nurdin, ” Kehadiran bapak (Gubernur BI) di Sulawesi Selatan ini merupakan spirit bagi kita semua, apalagi saya sebagai gubernur baru, tentu ini juga berkat doa pak Gubernur Bank Indonesia,” ujarnya.

“ Setiap bertemu selalu mengatakan jangan hanya membangun Bantaeng. Meskipun tidak secara langsung mengatakan saya akan menjadi gubernur Sulawesi Selatan, tapi beliau mengatakan harus memimpin yang lebih luas,” ungkap Nurdin pada acara Peresmian Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Jumat(1/2).

Nurdin juga mengungkapkan beberapa keberhasilan yang telah ducapai bersama Andi Sudirman Sulaiman selama kurang lebih 5 bulan sejak dilantik.

“Perlu kami laporkan bahwa Bank Indonesia terus mensupport data kami dan rambu-rambu pada setiap perkembangan. Pertama dalam rangka mengedalikan situasi Sulsel, karena memang Sulsel ini sangat ironi. Apalagi sumber inflasi kita ada bawang merah dan cabe dan ini keunggulan kita,” ungkapnya.

Lanjut Nurdin,” kita perlu bangun sinergi dan Alhamdulillah Bank Indonesia ini semua kalangan. Saya ingin sampaikan kepada bapak Gubernur BI, bahwa kami bersama seluruh jajaran Pemerintahan dan stakeholder yang ada di Sulawesi Selatan terus mendorong untuk keunggulan di Sulawesi Selatan,” jelasnya.

“ Rakyat Sulsel merasakan krisis di tahun 1998 pada saat itu buming produksi coklat, produksi kopi dan beberapa komuditas-komuditas yang lainnya,” ujar Nurdin.

“Saya kira menjadi tantangan kita semua, karena coklat adalah keunggulan kita, tapi yang penting kita harus dorong untuk menjadi keunggulan Indonesia, dan saya ingin menyampaikan kepada bapak Gubernur BI, bahwa dengan dana desa yang dikelucurk pemerintah atas kebijakan bapak Jokowi itu memberikan dampak yang sangat luar biasa pak,” tambahnya.

Nurdin juga menambahkan kemandirian desa sudah mulai kelihatan, mulai dari inovasi hingga program infrastruktur. “Alhamdulillah kami di provinsi sudah siapkan Rp 300 miliar untuk keuangan daerah dan segera menyusul anggaran kami selanjutnya, tapi tidak ada alasan bahwa dengan berkurangnya dana alokasi khusus ini akan menghambat program infrastruktur kita,” katanya.

Lebih lanjut, selain itu, puluhan tahun mendambakan read rekor. Selama ini yang menjadi hambatan yang masih bergantung ekspor melalui Surabaya. Barang kita masih melalu Surabaya dan Jakarta. namun, dua bulan terakhir melalui kebijakan bapak Presiden Jokowi telah memberikan kebijakan kepada Sulawesi Selatan untuk ekspor langsung dan telah memberikan dampak yang sangat mempengaruhi terhadap pertumbuhan ekspor di Sulsel dan tentunya melalui Bank Indonesia.

“Ada beberapa hal yang dirasakan eksportir, pertama waktu tempuh itu menjadi pendek, menjadi cepat yang tadinya ke Jepang 36 hari, sekarang hanya 12 hari yang kedua frame jadi lebih murah, karena sudah langsung, yang ketiga para eksportir kita itu sudah merasakan barangnya udah naik di kapal fesinya sudah bisa cair. Kalau dulu harus, menunggu berangkat dari Surabaya dulu, itu butuh waktu 10 hari paling cepat atau 1 minggu. Ini saya kira salah satu kemudahan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan saya yakin kita akan mempermudah semua proses,” pungkasnya. 

Sementara Gubernur BI Dr Perry Warjiyo berjanji akan mendukung program pengembangan pariwisata dan sektor-sektor ekonomi produktif.(Mudahri)

 

 

 

 

 

 

 160 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *