Imigrasi Ketapang Amankan 16 Orang TKA Di PT Sultan Rafli Mandiri

Ketapang, JAPOS.CO – Imigrasi kelas III  Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalbar amankan 16 orang Tenaga Kerja Asing (TKA)  asal Tiongkok di lokasi tambang emas milik PT Sultan Rafli Mandiri yang terletak di Dusun Muatan Batu, Desa Naga Kelampai, Kecamatan Tumbang Titi pada Selasa (22/01).

Menurut keterangan  Rudi Adriani, S. Sos selaku kepala imigrasi  kelas III  Ketapang menjelaskan, tim  imigrasi saat melakukan pemeriksaan di perusahaan tersebut mengamankan 16 orang TKA yang bekerja di perusahaan karena tida bisa menunjukan Legalitas mereka.

Kepala Imigrasi menjelaskan sampai hari ini masih melakukan pemeriksaan jika terbukti bersalah maka ke 8 orang tersebut akan di deportasi ke negara asalnya.

“Saat kami melakukan pemeriksaan TKA di PT Sultan Rafli Mandiri, kami mengamankan 16  orang tenaga kerja asing karena tidak bisa menunjukan dokumen Legalitas. Jika terbukti melanggar aturan negara, kami deportasi kembali ke negara asal,” ucapnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

PT Sultan Rafli Mandiri Tidak Pernah Melaporkan TKA

Untuk mengetahui laporan TKA PT Sultan Rafli Mandiri secara berkala  di Dinas Ketenagakerjaan, japos.co melakukan konfirmasi kepada Agusmadi selaku Kabid ketenagakerjaan Disnaker Kabupaten Ketapang

Agusmadi mengatakan bahwa tidak pernah ada laporan TKA di PT Sultan Rafli Mandiri. “Sampai saat ini tidak pernah ada laporan jumlah TKA yang bekerja di PT Sultan Rafli Mandiri,” jelas Agusmadi pada Kamis (24 /01) di ruang kerjanya. (Agustinus)

 419 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *