Forum Pedagang: Layanan Penerbangan Bandara Mukomuko Tidak Optimal Bila Tidak ada Jaminan Pemda.

Mukomuko, JAPOS.CO

Wings Air Kembali buka rute Bengkulu-Mukomuko PP mulai aktif 1 Februari 2019. Sebelumnya hampir 1,5 bulan Maskapai Wings Air Stop Terbang Melayani Rute Mukomuko-Bengkulu. Alasan mendasar tidak optimalnya penerbangan ditenggarai kurangnya sentuhan dari pemerintah untuk meramikan penerbangan ini.

Kejadian tersebut jangan sampai terulang, dan butuh komitmen, jaminan serta dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat agar dapat menggunakan layanan moda transportasi udara guna terpenuhinya kuota penumpang.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mukomuko, Irfansah Putra Rahman, SE mengatakan melalui via Telpon, bahwa kita sebagai pihak penyelenggara sudah berupaya semaksimal mungkin agar Wings Air tetap terbangi langit Mukomuko, kalau tidak ada aral melintang Rute Penerbangan Bengkulu-Mukomuko 1 Februari 2019 sudah aktif kembali.

Sementara Ketua Forum Pedagang Pasar Kab. Mukomuko (FPPKM), Amrullah Asbah berharap kepada Penerintah daerah Kab. Mukomuko dan Propinsi Bengkulu bisa nempertahankannya, sehingga lebih terbukanya akses untuk Kab. Mukomuko khususnya dibidang moda transportasi udara.

Mukomuko sangat diuntungkan dengan adanya penerbangan ini, bagi investor dan pejabat pusat serta propinsi tidak enggan datang berkunjung ke-Mukomuko dengan alasan jauhnya akses melalui via darat.

Melalui moda transportasi ini, semakin terbuka akses untuk Mukomuko dan sekaligus kita memperkenalkan Kab. Mukomuko baik secara nasional maupun internasional.

Lanjut Amrullah, mempertahankan, memelihara dan menjamin akses udara yang sudah ada jauh lebih sulit ketimbang memulainya.

Artinya butuh komitmen khusus dari pemda setempat untuk meramikan layanan penerbangan ini. Dirasa tidak sulit bilamana pemangku kepentingan daerah Gubernur, Bupati menganjurkan para pejabatnya untuk menggunakan moda transportasi udara, misalnya pejabat yang berpergian, mulai dari petinggi dan instansi vertikal termasuk para petinggi di perusahaan, BUMN dan swasta lainnya untuk menggunakan jasa layanan penerbangan didaerah ini.

Kilas balik Kab. Mukomuko-Bengkulu merupakan gerbang pintu masuk lintas barat sumatera, kenangan manis masih teringat, seakan-akan kado diakhir masa jabatan Ichwan Yunus, Pemkab Mukomuko kebagian dana APBN dan APBN-P 2015 sebesar Rp. 60 miliar untuk pengembangan Bandara Mukomuko.

Juga Kado bagi Pemerintah Kab. Mukomuko di hari jadinnya ke-16 Tahun, rute penerbangan Bengkulu-Mukomuko awal Februari kembali aktif, dan “Catatan Penting” untuk kita semua, tidak ada alasan Pemda Kabupaten dan Propinsi untuk tidak bisa mempertahankan penerbangan yang sudah ada, pungkas Amrullah. (Ayong).

 214 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *