Danrem 032/Wirabraja : Mana Hasil Karya Mu dan Apa Masalah Mu

Bukittinggi, JAPOS.CO – Dandrem 032 Wirabraja laksanakan kunjungan kerja ke Markas Kodim 0304/Agam selama 2 hari, yakni 24 dan 25 Januari 2019  dengan menghadirkan seluruh Dandim Se-Sumatera Barat, Koramil, Babinsa dalam rangka Sosialisasi dan Pelatihan Bios 44 dengan tujuan meningkatkan kesejahterasn Rakyat.

Kunjungan pada hari kedua (25/1/19), seluruh jajaran berbaju loreng yang hadir Se-Sumatera Barat melakukan aplikasi yang telah dibentuk timloknya untuk melihat dari dekat sistim dan penerapan Bios sebagai bahan untuk tanaman, baik pertanian, pertenakan, perikanan sekaligus dapat meningkatkan hasil panen masyarakat.

Danrem Inf. Kunto Arif Wibowo dalam kunjungannya ke Bukittinggi menekankan dua hal, yakni mana hasil karya mu dan apa permasalahan terkait dengan sosialisasi Bios 44. “Barang ini bukanlah tiba-tiba adanya dan ini juga bukanlah dikatakan pupuk. Bios adalah hasil inovasi temuan berbaju loreng dan dengan buah pemikiran hal ini dilakukan pengolahannya, sehingga dapat menghasilkan dan mensejahterakan rakyat. Dengan terciptanya Bios 44, maka kita dituntut praktisi dan excekutor. Memang ini perlu resiko dan mari kita selesaikan,” ajak Danrem 032/Wirabraja.

Lanjut dia, Bios 44 adalah hasil pemikiran kita, kalian harus yakin dimana kita bias karena Bios 44 ini lah saya bisa kemana-mana, seperti Negeti, Ambon dan ke Padang. Mungkin inilah salah satunya untuk membantu kita, karena Bios merupakan hasil pemikiran anak bangsa dengan catatan bisa meningkatkan perekonomian rakyat. Saya enggak mau berdebat. “Berdebat bukan dunia kita karena berdebat akan muncul fitnah dan tidak ada artinya sama sekali,” tegas Danrem dihadapan seluruh anghota berbaju loreng di Timlok Padang Laweh, Kabupaten Agam.

Dandim 0304/Agam Letkol.Ift. Salim Kurniawan Dewantara, SE SH mengatakan untuk lebih menyebarnya Bios 44 ke Pedesaan, TNI jangan diam mari kita menyerang petani. Kita bantu petani dengan menyebarkan Bios 44 secara gratis karena pupuk yang ada saat ini tidak ada alternatifnya , sehingga ketika pupuk itu langka tentunya para petani kewalahan bahkan sulit untuk mendapatkannya dan juga dengan harga yang tinggi.

“Mari kita menyerang petani dan berbuat untuk rakyat dengan secara gratis. Bios 44 akan dibagikan dan disebar kepelosok untuk petani melalui Koramil dan Babinsa,” tegasnya (25/1/19).

Kol.Iftr.Kunto Arif Wibowo didampingi Dandim 0304/ Agam berharap agar Bios 44 menjadi alternatif yang terbaik buat para petani, bahkan dapat meningkatkan hasil panennya. (Yet-Is)

 201 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *