Bupati Karo : Lima Desa Kategori Wisata Masuk Pembuatan Film Dokumenter Metro Tv

Kabanjahe, JAPOS.CO – Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH didampingi anggota DPRD karo Thomas Joverson Ginting, Asisten 1 pemerintahan Drs. Suang Karo Karo, Kadis BPMD Abel Tarawai, S.SOS. MT, Kabag Pemdes Eva Angelina, menyambut kedatangan  audensi Tim Crew Program Metro TV, Robinson Journey pada Selasa (15/1) pukul 16.00 wib di ruang kerja  Bupati Karo, Kabanjahe. 

Tim Crew Program Metro TV ini berkerjasama  dengan Kementrian Desa PDTT  dalam rangka pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan desa wisata di Kabupaten Karo. Kegiatan tersebut ditargetkan pada daerah-daerah yang memiliki potensi untuk dijadikan sebagai daerah tujuan wisata yang baru sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. 

“Disamping itu, kita juga tadi sudah sampaikan kepada rombongan, Kabupaten Karo juga terkenal dengan komoditi penghasil kopi karo bernama kopi cimbang,” kata Bupati Karo saat menerima tim rombongan diruang kerjanya. 

“Selain kopi cimbang, potensi desa di Kabupaten Karo patut kita acungkan jempol sebagai kawasan destinasi wisata, misalnya air panas di Desa Semangat Gunung, puncak gundaling di Desa Merdeka, Danau Toba di Tongging, pelangkah gading di Desa Kutambaru dan hamparan sawah di Desa Sugihen,” tambah Terkelin. 

Menurut Terkelin, semua desa ini yang disebutkan di atas berada di Kabupaten Karo dan layak untuk dipromosikan ke nasional bahkan ke internasional. 

Sementara itu, Tim Crew Program Metro TV, Robinson Journey dan Gisel mengatakan berterimakasih atas penyambutan Bupati Karo bersama OPD terkait dalam rangka silaturahmi sejak hari Minggu (13/1) sudah berada di Kabupaten Karo untuk melihat potensi potensi yang di nilai layak untuk dibuat film documenter, khususnya potensi desa. 

“Selama 3 (tiga) hari berkelana dan bertualang, kami sudah mempetakan desa yang akan kami jadikan sebagai film documenter, diantaranya air panas di Desa Semangat Gunung, puncak gundaling di Desa Merdeka, Danau Toba di Tongging, pelangkah gading di Desa Kutambaru dan hamparan sawah di Desa Sugihen,” ungkap Robinson. 

“Intinya saya sependapat yang telah diutarakan Bupati Karo diatas, namun selama ini sepengetahuan kami hanya Danau Toba, jadi setelah berada di Sumatera Utara khususnya Kabupaten Karo ternyata masih banyak potensi desa  yang layak di angkat kepermukaan. Ini sudah kita rencanakan pemutaran film dokumenter nantinya di episode 8 di Metro TV,” tambahnya. 

“Kegiatan seperti ini sudah biasa kami lakukan dan sudah biasa berpetualang berminggu minggu bahkan berbulan bulan untuk adventure ke desa-desa. Kemarin sudah kami lalui Pekanbaru, Sumatera Barat, sekarang ini wilayah Sumatera Utara, habis ini besok ke wilayah Aceh.  Selama adventure ini, ada kesan khusus yang kami lakukan, dimana daerah-daerah lain hanya kita lakukan sebanyak 2 episode film Dokumenter, tapi khsusus Sumut plus Kabupaten Karo kita buat 4 Episode, ini jarang terjadi, tapi karena potensi desa wisata di Kabupaten Karo segera kita angkat dan tayangkan nantinya agar masyarakat luas maupun luar negeri tahu bahwa Kabupaten Karo kaya akan potensi desa wisata,” ujar Robinson dan Gisel. 

Kepala Dinas BPMD Abel Tarawai, S. SOS MT mengatakan,”Sebelum tim crew dari Jakarta dating, kita sudah mendata desa-desa terlebih dahulu yang layak kita tunjukkan melalui kepala desa. Kendati demikian, kuncinya tetap kepada tim crew dari Jakarta yang menentukan layak atau tidak desa tersebut dijadikan film dokumenter,” ucap Abel disela-sela i audensi didampingi Kades Kutambaru  Benyamin Sembiring, Kades Barung Kersap dan Kades Keling.(Jhonranes Tarigan)

 290 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *