Dugaan Praktik Kotor Lelang Proyek Jembatan Malik Cs Belitung Dipantau Kepala BBPJN V Palembang

Bangka Belitung, JAPOS.CO – Adanya dugaan praktik kotor yang bermuara kepada kolusi korupsi dan nepotisme (KKN) yang dilakukan tim pokja lelang proyek jembatan Malik Cs di Belitung yang diketuai Joko dengan PPK Yusri mendapat perhatian serius dari Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V Palembang Ir  Kgs Syaiful Anwar. 

Melalui Sekretarisnya, Purwanti mengatakan akan melaporkan permasalahan ini kepada Kepala BBPJN V Palembang.  “Jika memang itu benar ada permainan yang seperti itu maka akan segera saya laporkan kepada kepala balai. Saya minta nama proyek nya dan siapa-siapa saja yang menjadi peserta lelang, ” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (11/1/2019). 

Sementara itu, Kasubdit 3 Tipikor Polda Babel, AKBP Slamet Ady Nugoroho dimintai tanggapan menyarankan agar permasalahan ini dilaporkan saja.  “Ini kan masih proses lelang jika ada pihak yang dirugikan langsung saja melapor ke Balai di Palembang. Sebaliknya jika memang terjadi suap menyuap laporkan saja ke Polda, ” sarannya, Jumat (11/1/2019).

Terpisah, Ketua LSM Gebrak Sriwijaya, Romli Muktar mengutuk keras apa yang dilakukan pokja PJN 2 Belitung yang hendak memenangkan salah satu peserta lelang dengan menggugurkan peserta lainnya.  “Ini sudah tidak benar dan ada unsur kesengajaan dari Pokja.  Saya baru sekali mendengar ada dokumen peserta tidak bisa didownload.  Jika tidak bisa didownlod harusnya Pokja pro aktif menanyakan kepada LPSE dan LKPP.  Ini prosedur dan harus dijalankan jangan asal main gugurkan mengingat duit negara taruhannya,” tegasnya.  

Dikatakan Romli, jika diminta dirinya akan mendampingi PT Bina Mulya Lampung melapor secara langsung ke BBPJN V Palembang.  “Bila perlu saya akan membawa massa dan demo di kantor Balai Palembang.  Saya minta Kepala Balai tegas menyelidiki atau menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan terhadap pokja,terlebih lagi ada nama kepala balai disebut-sebut dalam proyek ini,” pintanya.  

Untuk diketahui, sesuai dengan peringkat penawar dengan harga terendah pada proyek jembatan malik cs yakni 1. PT Bina Mulya Lampung Rp 9.475.180.000,00, 2. PT Biliton Hero Sukses Cemerlang, Rp 9.530.692.000,00 dan 3.PT Karya Mulya Nugraha, Rp 10.113.935.346,00. Tersiar kabar,jika PT Karya Mulya Nugraha merupakan bakal calon pemenang dengan harga penawar tertinggi dan saat ini telah diluluskan oleh pokja dalam proses evaluasi administrasi.(Oby)

 377 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *