Bongkar Dugaan Praktek Kotor lelang Proyek Jembatan Malik Cs Belitung

Bangka Belitung, JAPOS.CO – Lelang ulang proyek jembatan malik cs dengan pagu Rp.10 miliar sumber dana Apbn milik Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) II Belitung tahun 2019 diduga kuat sarat akan KKN.

Hal ini terindikasi kuat dilakukan dengan masif dan tersistem oleh pokja proyek jembatan malik cs dengan mencoba menghalalkan segala cara guna mencegal perusahaan yang melakukan penawaran pada Proyek jembatan malik cs. 

“Perusahaan kita peringkat 1, menguntungkan negara dan secara dokumen lengkap serta memenuhi syarat oleh pokja jembatan malik mau digugurkan dengan alasan yang tidak bisa diterima dengan akal sehat,” sesal LN selaku perwakilan perusahaan Peringkat 1, Kamis (10/01/2018) di kantor PJN I Bangka. 

Diungkapkan LN, dirinya tetap akan melaporkan dugaan Praktek kotor lelang proyek jembatan malik cs kepada aparat penegak hukum agar aparat penegak hukum baik itu yang ada di pusat (Jakarta) maupun yang ada di daerah (Babel) dapat membongkar proses lelang yang sudah tidak patuh dan tunduk kepada peraturan pemerintah. 

“Kita tetap akan lapor agar penegak hukum dapat membongkar dugaan praktek kotor lelang proyek jembatan malik cs,” ujar LN. 

Menyikapi hal ini, Romli ketua LSM Gebrak Sriwijaya memintah agar aparat penegak hukum untuk segera mengusut ada nya dugaan Praktek kotor dalam proses lelang proyek jembatan malik cs. 

“Saya sudah prediksi sebelumnya jika lelang ulang proyek  jembatan malik cs bakal ramai dikarenakan proyek ini sarat kepentingan, istilah trennya jauh sebelum lelang sudah ada calon pengantin (Pemenang/Red). Aparat penegak hukum harus segera mengusut ini, dugaan praktek kotor dalam proses lelang jembatan malik cs,” kata Romli saat ditemui Jurnalist Japos.co dikediaman nya di Sungailiat bangka, Jumat (10/01/19). 

Semantara itu, Joko selaku kepala Pokja Proyek Jembatan Malik cs enggan untuk menjawab konfirmasi yang dilayangkan Jurnalist Japos.co baik itu melalui pesan Whats App maupun sambungan telepon. 

Ada apa dengan Joko ketua Pokja Proyek jembatan Malik Cs, benarkah saat ini Joko selaku ketua pokja sedang dirundung rasa ketakutan sampai-sampai konfirmasi yang dilayangkan berulang-ulang kali pun tidak digubris.  

Untuk diketahui, sesuai dengan peringkat penawar dengan harga terendah pada proyek jembatan malik cs yakni 1. PT Bina Mulya Lampung Rp 9.475.180.000,00, 2. PT Biliton Hero Sukses Cemerlang, Rp 9.530.692.000,00 dan 3.PT Karya Mulya Nugraha, Rp 10.113.935.346,00. Tersiar kabar, jika PT Karya Mulya Nugraha merupakan bakal calon pemenang dengan harga penawar tertinggi dan saat ini telah diluluskan oleh pokja dalam proses evaluasi administrasi.(Oby)

 1,107 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *