Proyek Pasar Rakyat Namang Diduga Bermasalah

Bangka Tengah, JAPOS.CO – Pembangunan proyek pasar rakyat namang tahun 2018 yang terletak di Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) diduga bermasalah.

Proyek  yang menghabiskan Uang Negara sebesar Rp.1,3 miliar ini disebut-sebut oleh pihak kontraktor telah dialihkan (Subcont ) kepada pihak lain dengan harga borongan Proyek Pasar Rakyat Namang Rp.900 juta.

“Ada perjanjian diatas kertas jika proyek itu dialihkan kontraktornya kepada pihak lain dengan harga borongan Rp.900 juta, jadi kontraktornya mendapat keuntungan Rp.400 juta dari nilai proyek Rp.1,3 miliar,” ungkap sumber Jurnalist Japos.co yang dapat dipertanggung jawabkan.

Hasan (23) selaku security  proyek Pasar Rakyat Namang mengungkapkan, pembangunan proyek Pasar Rakyat Namang terbagi menjadi tiga bagian bangunan, yakni bangunan pasar, kios dan kantor.

Dikatakan Hasan pada saat pelaksanaan, proyek Pasar Rakyat Namang telah beberapa kali mengalami pindah tangan mulai dari yang mengerjakan bernama Febri, Pian hingga yang terkahir bernama Wawan.

“Sempat bermasalah karena banyak  yang mengerjakan seperti pindah tangan itu, belum lagi masalah kaca yang katanya belum dibayar,” ujar Hasan Ketika  ditemui Jurnalist Japos.co di lokasi Proyek Pasar Rakyat Namang, Kamis (3/1/2018).

Sementara itu ditempat yang sama, Padlin (43) yang satu profesi dengan Hasan mengaku jika dirinya sempat dibuat binggung dengan kerap bergantinya kontraktor yang mengerjakan proyek Pasar Rakyat Namang.

“Tahu-tahu sudah ganti kontraktor, kami pun sempat bingung, sekali ganti kontraktor sekali bertanya, kalau kontraktor sebenarnyakan bernama Hermanto, tapi tidak tahu bagaimana bisa pindah-pindah orang yang mengerjakan,” ujar Padlin.

Diungkapkan Padlin, pembangunan proyek Pasar Rakyat Namang banyak dikeluhkan warga lantaran bangunannya dikerjakan tidak rapi.

“Banyak warga yang ngeluh dan bilang kalau proyek ini tidak rapi,” imbuh Padlin. (Oby)

 190 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *