Realisasi Pendapatan Pajak Daerah Provinsi Jambi Tahun 2018 Sudah Terealisasi 1,237 Triliun

Jambi, JAPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M. Dianto mewakili Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur Jambi, Fachrori Umar menghadiri Rapat Kerja Samsat Semester II peningkatan kinerja kesamsatan tahun 2018, Rabu (26/12/2018) di Abadi Hotel Jambi.

Dianto pada kesempatan tersebut membacakan amanat dari Fachrori Umar dihadapan Kepala Badan Keuangan Daerah (Bekauda), Kepala Jasa Raharja, Ditlantas Polda Jambi, serta tamu undangan lainnya.

Sekda mengatakan bahwa Upaya peningkatan pendapatan daerah bukan hal yang mudah, banyak tantangan baik internal/pemerintah atau dari eksternal yang dalam hal ini adalah masyarakat wajib pajak.

Kata Sekda, tentu saja hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi institusi yang diberikan kewenangan. Upaya peningkatan penerimaan pendapatan daerah sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah dalam upaya peningkatan penerimaan asli daerah tersebut.

“Tentunya tidak dapat kita lepaskan dari solidnya tim Pembina Samsat di Provinsi Jambi dengan kesadaran bersama. Pembangunan koperasi pemerintah dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan khususnya institusi-institusi pelaksana yang terlibat dalam pelayanan sistem administrasi manunggal satu atap atau Samsat sebagai upaya dalam kategori notif dalam rangka mengevaluasi tugas mencari alternatif solusi berbagai masalah yang ditemukan guna perbaikan kinerja Samsat yang akan datang,” kata Sekda.

Sekda meminta agar setiap jajaran menyadari bahwa maju mundurnya kinerja Samsat yang ada di daerah sangat tergantung dari sikap komponen atau dari tiga faktor kunci yaitu Bekauda Provinsi Jambi, Polda Jambi dan PT Jasa Raharja cabang Jambi untuk selalu bersinergi dan meningkatkan koordinasi dan penguatan tim yang solid. Ketiga komponen kunci tersebut yang semuanya itu diharapkan akan memberikan dampak peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sekda menghimbau agar pemerintah sebagai pelayan masyarakat perlu melakukan evaluasi dan analisa titik-titik kritis dalam pelayanan Samsat. Serta menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam kesamaan dan tingkat pola pikir dalam rangka peningkatan pelayanan pelayanan Samsat.

“Kami berharap potensi pajak daerah harus terus digali terutama terkait dengan kendaraan bermotor karena jangan nanti seperti yang sudah-sudah, bahwa tim pemeriksa atau BPKP itu akan melihat tidak hanya dari capaian realisasi penerimaan tapi mereka melihat dari potensi kendaraan bermotor itu sendiri yang ada di provinsi Jambi,” ujar Sekda.

Lebih lanjut Sekda menyebutkan bahwa peningkatan target pendapatan pajak daerah di tahun 2017 sebanyak 1.189, 79 Milyar menjadi 1.272.727.718.400 Milyar ditahun 2018 serta target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 1.393,07 Milyar menjadi 1.494, 53 Milyar ditahun 2018 menuntut kerja keras dan profesionalisme kita bersama.

“Sampai saat ini Realisasi Pendapatan Pajak Daerah Tahun 2018 sudah terealisasi Rp. 1,237 triliun atau 101,25% dari target 1,274 triliun, saya yakin dan percaya bahwa dengan adanya keterbukaan dari kita semua dapat meningkatkan pelayanan terhadap wajib pajak” pungkas Sekda.

Selanjutnya, Ketia Pelaksana Rapat Kerja Samsat Semester II, Agus Pirngadi menjelaskan Rapat Samsat Semester II ini bertujuan untuk meningkatkan kenerja Kesamsatan serta mencari upaya untuk meningkat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Capaian progres penerimaan pajak daerah sampai dengan tanggal 26 Desember 2018, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 434, 778 Milyar (99,63%), Balik Nama Kendaraan 113,61%, bahan bakar motor 96,93% dan pajak Rokok sebesar 90,15%,” tutur Agus. (Rizal)

 496 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *