Labuan Pandeglang Kembali Terendam Banjir

Pandeglang, JAPOS.CO – Sungai Cipunten agung yang melewati Kecamatan Labuan kembali meluap dan merendam 5 Desa. Banjir luapan sungai Cipunten Agung terjadi karena guyuran hujan deras yang terjadi dari senin sore (31/12/18 hingga Selasa pagi (1/1/19).

Dampak banjir yang paling parah di alami 3 desa, yaitu Labuan, Kalang anyar dan Teluk yasng mencapai ketinggian kira – kira 3 meter yang terjadi di BTN Sentul dan Kampung Kadu Gareng.

Ipan salah satu kepala RW warga Kampung Nelayan Teluk mengatakan, “Air banjir itu datang malam kang, kira – kira mulai jam 11 malam, itu masih kecil yang besar mah saya denger di BTN Sentul, kalo kesini masih kecil, tapi lama kelamaan sekitar pukul 01 malam, kami kan lagi di posko tsunami di RW 12, lagi ngeberesin sembako yang akan kami bagikan ke warga, eh malah air makin meninggi, ya akhirnya kami pun buru – buru evakuasi logistiknya, sambil teriak ngasih tau warga supaya ngungsi, Alhamdulillah kang warga kami mah selamat gak ada korban jiwa” ungkapnya.

Pantaun Japos.co Selasa (1/1) di bunderan patung nelayan Kp. Masjid Labuan tepatnya di lokasi yang terdampak banjir bersama Bupati Pandeglang Irna Narulita yang di dampingi suaminya Dimyati Natakusumah yang merupakan calon legislatif DPR RI Dapil Banten, bersama dengan tim Airut Polda Banten menggunakan perahu karet milik Pol Airut Polda Banten, menelusuri genangan banjir dari bunderan patung nelayan hingga ke area pasar Labuan.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan kami pemerintah Pandeglang akan kordinasi ke pemerintah pusat ke Kementrian PU, untuk kedepannya melakukan normalisasi sungai Cipunten agung karena ini domainnya bukan Pemda, melainkan pemerintah pusat.

“Hari ini pun kita sudah turunkan tim bekerja sama dengan TNI dan Polri ke tiap lokasi yang terdampak banjir untuk melakukan evakuasi, dan hari ini saya mau ke Polsek Labuan untuk rapat membahas langkah selanjutnya bersama Kapolres dan yang lainnya,” jelasnya. (Na2)

 213 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *