Manejer Proyek PT Nindya Karya Sebut Pembangunan Bendungan Metukul Sudah Sesuai Spesifikasi Teknis Pekerjaan

Bangka Selatan, JAPOS.CO – Banyaknya  pemberitaan terkait proyek Bendungan Metukul desa Rias Toboali Kabupaten Bangka Selatan yang di ekspos sejumlah media baik media cetak maupun media online membuat pihak kontraktor dari PT Nindya Karya angkat suara.

Melalui manager proyek PT Nindya Karya, Muslim ST memberikan klarifikasinya terkait beberapa poin yang menjadi topik pemberitaan di sejumlah media, Minggu (23/12).

Dalam klarifikasnya, Muslim menyatakan jika tudingan terhadap pekerjaan proyek rehab Bendungan Metukul  yang dikerjakan asal-asalan adalah tidak benar.

“Tudingan itu tidak benar. Sebab pihak perusahaan dalam pekerjaan rehab Bendungan Metukul sudah berdasarkan spesifikasi tehnik pekerjaan. Pelaksanaan proyek ini, tentunya pihak perusahaan tidak akan berani mengambil resiko dalam pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi tehnik pekerjaan,” kata Muslim via aplikasi WhatsApp, Minggu (23/12/2018).

Terkait kondisi bengunan dinding bendungan yang diwartakan masih dalam batasan toleransi, pada keretakan di sejumlah titik. Muslim menjelaskan jika keretakan tersebut tidak akan berpengaruh pada kontruksi bangunan dinding bendungan, lantaran keretakan itu hanya retak rambut non structural.

“Itu tidak akan berpengaruh pada kontruksi bangunan, sebab bangunan dinding bendungan itu ada pembesian di dalamnya dan penambahan Konstruksi Tiang Pancang Spun Pile di bagian bawah Bendungan. Sementara retak yang terjadi di situ hanya retak rambut non struktur dan saat ini kondisinya sudah diperbaiki. Jadi tak perlu dikhawatirkan, untuk keretakan di sisi saluran itu adalah bengunan existing (bangunan lama) namun demikian pihak perusahaan akan membantu memperbaikinya agar umur bangunan dapat bertahan lama dan berfungsi dengan baik,” terangnya.

Dia menandaskan, semua hasil pekerjaan tersebut telah diperiksa oleh BPK. Pada bulan September 2018 lalu, saat pekerjaan berlangsung, BPK telah melakukan pemeriksaan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan.

“Sekiranya kami dalam pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai Spesifikasi Teknis pekerjaan, tentunya pada saat pemeriksaan BPK lalu sudah menjadi temuan, namun dalam hal ini tentunya nanti setelah pekerjaan selesai, BPK akan memeriksa kembali terhadap semua pekerjaan yang telah dikerjakan. Jadi intinya pihak perusahan tidak akan berani melakukan penyimpangan baik dalam hal pengurangan volume maupun merubah spesifikasi teknis item pekerjaan,” tandasnya.

Untuk meyakinkan wartawan media ini, Muslim ST selaku manager proyek pembangunan bendungan Metukul juga mengirimkan beberapa foto terkait kondisi pekerjaan yang sudah diperbaiki. (Oby)

 402 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *