Dinas Pertanian Pandeglang Diduga Tidak Becus Urusi Combine Di UPJA dan Kelompok Tani

Pandeglang, JAPOS.CO – Pemberitaan mengenai alat pasca panen berupa combine milik Dinas Pertanian Pandeglang  yang diduga dilarikan ke Lampung oleh oknum UPJA dan kelompok tani wilayah Kecamatan Cikeusik membuat para petinggi Dinas Perranian Pandeglang, Kepala Dinas dan Kabid tanaman pangan kalang kabut hingga mendatangi UPJA dan kelompok tani pada Rabu (12/12) di kediaman Indra UPJA Cikeusik.

Alhasil sampai saat ini belum diketahui pasti kapan semua combine itu kembali. Kepala Dinas ataupun Kabid TP tak mau bicara terkait hal ini.

Nasir Kabid TP melalui pesan WA mengatakan,”Kami bersama Kadis, Camat di Cikeusik menemui UPJA dan kelompok tani. Combine dalam perjalanan mulai besok insya Allah sudah mulai datang, paling telat senin semua combine akan datang. Itu janji pihak UPJA dan kelompok ke pak Kadis,” tutur dia.

Saat ingin dikonfirmasi lebih jauh, baik Kabid TP atau pun Kadis hanya diam, malah memblokir WA wartawan japos.co.

Dalam hal ini sudah jelas UPJA Cikeusik hanya mengorbankan para kelompok tani yang ada di kecamatan Cikeusik. Bagaimana tidak, secara teknis alat mesin pertanian yang dipinjam dari dinas pertanian harusnya digunakan oleh petani di wilayah Kecamatan Cikeusik namun pada kenyataannya di lapangan hanya dijadikan alat untuk menguntungkan diri sendiri ataupun golongan. Informasi yang berhasil dihimpun oleh japos.co, daerah Lampung sudah menjadi langganan meminjam alsintan dari wilayah kabupaten Pandeglang, baik itu combine, traktor roda 4 ataupun yang lainya. (Na2)

 323 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *