Dipastikan Molor, Denda Proyek RS Pratama Payung 25 Juta Perhari

Bangka Selatan, JAPOS.CO – Proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Payung Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dipastikan molor dari waktu yang telah ditentukan dan sanksi denda sebesar Rp.25 juta perhari pun telah diterapkan.

Proyek milik kontraktor bernama Tedy Halim menutur indormasi adalah orang kuat segelanya dan kuat jaringannya ternyata tidak mampu menyelesaikan dengan baik proyek pembangunan Rs Pratama payung yang nota banenya untuk kemaslahatan hajat hidup orang banyak.

“Seperti ini ya kerjaan kontraktor yang kata nya orang kuat segalanya dan kuat jaringannya? ” Tanya Cristiono Doni salah satu Jurnalist  saat ke lokasi Proyek Rs Pratama Payung, Rabu (13/12/2018).

Dikatakan Cristiano Doni, jauh sebelumnya dirinya dan rekan Jurnalist lainnya  sudah mengetahui jika Proyek Rs Pratama Payung diarahkan kepada kontraktor yang bernama Tedy Halim oleh oknum yang memiliki kepentingan di Pemkab Basel.

“Jauh sebelum nya kami sudah tahu kalau proyek ini diarahkan dan ini terbukti. Tahun ini kan,kontraktor yang bernama Tedy halim ini tidak dapat proyek jalan di kabupaten Basel, maka nya dia dapat proyek Rs Pratama,” kata Critiono Doni.

Sementara itu, Yuniarso selaku perwakilan dari konsultan pengawas mengungkapkan, molornya proyek pembangunan Rs Pratama Payung dikarenakan kultur tanah lokasi dibangun nya proyek Rs Payug merupakan Lokasi Eks Tambang Timah.

“Disebabkan Kultur tanah Lokasi ini Eks tambang timah “Ujar nya.

Diakui Yuniarso, denda untuk keterlambatan Proyek pembangunan Rs Pratama perharinya mencapai Rp.25 juta.

“Denda Keterlambatan Perhari Rp.25 juta,” imbuhnya.

Terkait dengan hal ini, Yudi PPk Proyek Pembangunan Rs Pratama Payung menyangkal jika proyek itu milik kontraktor bernama tedy halim.

“Saya tidak tahu dengan pak Tedy. Saya hanya berhubungan dengan pak Edi Firdaus,” sangkalnya. (Oby)

 216 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *