Pemprov Jambi Upayakan Kebutuhan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru Tetap Stabil

Jambi, JAPOS.CO – Asisten 1 Setda Provinsi Jambi, Apani yang mewakili Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur Jambi Fahrori Umar membuka dan mewakili menghadiri rapat koordinasi Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Jambi periode 2 tahun 2018 pada Rabu (12/12/2018) di ruang pola kantor Gubernur Jambi.

PLT Gubernur Jambi menyampaikan dalam rilis yang dibacakan Apani mengatakan, bahwa rapat ketahanan pangan kali ini merupakan suatu forum yang sangat penting dalam mengevaluasi dan merumuskan program kegiatan serta pelaksanaan program ketahanan pangan kedepannya.

Fachrori berharap agar kegiatan tersebut bukan hanya sekedar acara seremonial saja namun hendaknya dapat mengkoordinasikan peran sebagai anggota dewan ketahanan pangan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

“Saya berharap melalui rapat koordinasi ini para organisasi perangkat daerah anggota dewan ketahanan pangan dapat bergerak aktif diwujudkan ketahanan pangan yang tangguh melalui penciptaan iklim yang kondusif bagi berfungsinya subsistem ketersediaan distribusi konsumsi dan keamanan pangan serta sinergis serta mampu meningkatkan pemberdayaan daya beli masyarakat,” ujar Fachrori Umar.

Sejalan dengan itu, lanjut Fachrori untuk mewujudkan ketahanan pangan tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja melainkan mesti harus melibatkan lintas sektoral yang harus saling bersinergi dan bekerja sama dalam mencapai yang diharapkan.

Lebih lanjut dirinya berharap agar ketersediaan pangan menjelang Natal tahun 2018 dan tahun baru 2019 dapat tercukupi. Masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Selanjutnya, apani dalam sesi wawancara membenarkan bahwa menjelang hari besar kebutuhan pokok semakin meningkat bila ketersediaan langka maka harga akan menjadi mahal. Oleh karena itu menentukan sikap jelang hari raya Tahun baru 2018 dan tahun 2019 perlu dilakukan agar kebutuhan pokok tetap stabil.

“Hal yang paling penting kita tegaskan hari besar ini mau tidak mau kebutuhan memang lebih dari biasanya tapi yakin dan percaya dengan rakor ini kita bisa mengantisipasi ketersediaan pangan,” kata Apani kepada awak media. (Rizal)

 139 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *