Dalam HUT 1 Detasemen Wirabudaya LMI Digelar Pengukuhan Gelar Adat Tona’as

Manado, JAPOS.CO –  Peringati HUT ke-1 organisasi Sayap Detasemen Wira Budaya Laskar Manguni Indonesia Pusat Sulawesi Utara dalam melestarikan nilai – nilai dan cagar budaya melalui program visi dan misi mempertahankan adat dan budaya nusantara, khususnya budaya lokal Keminahasaan.

Dalam sambutannya, Komandan Detasemen Wira Budaya LMI mengatakan,” Sangat bersyukur kepada sang khalik pencipta langit dan bumi yaitu Tuhan Allah Maha penyayang yang telah mendampingi Denwa dalam menjalankan tugas, melindungi dan menjaga situs cagar budaya  yang ada di Sulut demi anak-anak di masa yang akan datang agar meengetahui jati diri mereka,” kata Tonaas Muda Tevri Ngantung, SE pada Kamis ( 29/11/2018).

Kaden Wirabudaya mengharapkan serta mengajak semua masyarakat supaya wajib melestarikan budaya dengan mempertahankan adat dan tradisi kearifan lokal nusantara diwilayah kita masing – masing. “Kalau bukan kita yang menjaga nilai – nilai warisan budaya peninggalan leluhur siapa lagi. “Ayo lestarikan budaya untuk masa depan,” terang Tonaas Muda Stevi.

Hal senada juga dilontarkan Walikota Manado DR. G. S .Vicky Lumentut DEA saat memberi sambutan yang wakilkan oleh Atto R.M Bulo.SH.MSi Staf Ahli Walikota Manado bid.Hukum dan Politik.

Kepala Dinas Kebudayaan Daerah provinsi Sulut Ferry Sangian. S.Sos MAP disela -sela Ceremony Hut menjelaskan,” Peran- peran kebudayaan dan upaya pelestarian dalam memberdayakan masyarakat penggiat pemerhati adat dan budaya di Sulawesi Utara agar lebih pro aktif dalam memajukan budaya sesuai dengan UU RI Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Amanah UU Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan serta berharap organisasi ini supaya lebih eksis dan bekerja bersama-sama dengan Dinas Kebudayaan dalam mengamalkan undang -undang,” jelasnya.

Serangkaian Ceremony Hut Ke 1 Denwa yang di hadiri 100 undangan dilangsungkan pengukuhan Gelar Adat Tona’as (pemimpin adat budaya) kepada 20 Tonaas yang berkompetensi di bidang mereka dengan upacara ritual suci Mahweteng Pahkampetan melalui prosesi mediumnisasi raga manusia.

Dalam acara ini juga dimeriahkan dengan tampilan atraksi seni beladiri tradisional Garuda Putih Minaesa yang dipimpin guru utama Suhu Lexi Datau, Kungfu Tradisional dan puisi musikal wirabudaya maikel sarungu.

Giat ini di hadiri Oleh Tonaas Wangko Laskar Manguni Indonesia, Pdt.Hanny Pantouw.STh yang diwakili Waketum Dpp lmi Tonaas Aldy Lumingkewas.(Butje L)

 267 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *