BPIW Kementerian PUPR : Pembangunan Jalan tol Medan Berastagi Belum Layak Kata Jusuf Kalla

Kabanjahe, JAPOS.CO – Bupati Karo Terkelin Brahmana terus ikut berjuang agar pembangunan jalan tol Medan Berastagi segera terwujud. Hal ini dibuktikan bersama dengan rombongan ICK, yakni Budi Derita Sinulingga, Jhon Modal Pencawan, Komisi D DPRD Provsu Ruben Tarigan, Sutrisno Pangaribuan, Baskami Ginting , Leonard surungen Samosir dkk,Bupati Samosir Rapidin, Simbolon, Wakil Bupati Dairi Jimmy Andrea Lukita Sihombing, anggota DPRD karo Thomas Joverson Ginting, BPPJN Sumut, Kadis Perkim pakpak Bharat Parlaungan Hutasoit, kepala dinas PUPR kab. Karo Ir Paten Purba, kepala bappeda Ir Nasib Sianturi, Msi, mendatangi Kementerian PUPR pada Jumat (7/12) pukul 10.00 wib di Gedung Utama lt 3 Jl. Patimura, Kebayoran Baru, Jakarta.

Bupati Karo Tekelin Brahmana SH mengatakan, mendatangi Kementerian PUPR ini sebagai tindak lanjut bersama rombongan lain yang  sudah menemui Komisi V DPR RI terkait mendesak pemerintah pusat agar dapat merealisasikan pembangunan jalan tol Medan Berastagi yang digagas oleh ICK.

” Gagasan ICK (Ikatan cendekiawan Karo) tersebut saat di komisi V DPR RI akan dibahas dan didukung penuh jika pihak terkait PUPR pusat  akan menganggarkan di perubahan APBN, maka kami selaku komisi V DPR RI tidak akan menyampingkan namun menjadi atensi agar ditampung/disahkan di P APBN nantinya, ” kata Terkelin mengulangi kutipan Anthon Sihombing komisi V DPR RI kemaren (6/12) diruang rapat komisi V.

“Kami para Bupati , baik Karo, Deliserdang, pakpak Bharat, Dairi, Humbang dan Samosir sudah sepakat dan berkomitmen sangat setuju dibangun jalan tol Medan Berastagi, karena akibat kemacetan selama ini, kami masing-masing Pemda banyak mengalami kerugian, ada yang sampai Rp. 5 miliar, bahkan lebih,” ujar Terkelin.

Sementara itu, penjelasan dari Dudung Zaenal Arifin sebagai Bidang Balai Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementrian PUPR Pusat mengatakan apa yang dipaparkan ICK dan para Bupati tadi, kami sebenarnya memaklumi akan tetapi ada info tidak enak, sebab jalan tol Medan Berastagi ini, sudah kami bahas tingkat pimpinan dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla saat itu juga sudah tahu.

“Seingat saya waktu itu, Wakil presiden RI menjelaskan belum cukup kajiannya, sehingga belum layak dibangun jalan tol Medan-Berastagi, apalagi dana APBN tidak cukup,” katanya.

“Solusi ini bisa kita tawarkan sementara kepada pihak investor swasta, karena alasannya belum ada persetujuan dari pimpinan atas,” lanjut Dudung.

Ketua ICK Budi Derita Sinulingga mengatakan,”Tolong sampaikan ke atas, kami siap berargumetasi dan memaparkan kajian kami. Jangan hanya sepihak. Mari undang kami dan kami siap memaparkan bagaimana pentingnya jalan tol Medan-Berastagi, jika perlu didepan wakil presiden,” tegasnya.

Selanjutnya Widji Widiarto Kepala Biro Perencanaan Pembangunan Kementerian PUPR mengatakan, pada prinsipnya jika memang komisi V DPR RI sudah mendukung. Mari kita saling terus koordinasi, jika memungkin nanti kita akan tampung, kalau rombongan komisi D DPRD Provsu sudah ke komisi V DPR RI.

“Biasanya, pembangunan harus berdasarkan holistik, integratif, tematik dan spasial. Jadi apa yang diusulkan ini, mohon maaf saya belum bisa utarakan apa kesimpulannya, nanti akan kita bahas dan pelajari lagi, jika ada waktu akan kami undang lagi ICK untuk duduk bersama, yang penting kita jangan putus komunikasi,” katanya.(Jhonranes Tarigan)

 309 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *