Tahun ini, 215 KK Warga MBR di Gumas Dapat Bantuan Bedah Rumah

Kuala Kurun, JAPOS.CO – Dalam upaya meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni, melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Satuan Kerja SNVT Penyedia Perumahan, Kalimantan Tengah, memberikan bantuan dana bedah kepada sebanyak 215 Kepala Keluarga (KK) warga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yang menempati Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gunung Mas melalui Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Pemukiman Tri Hendramaji ST mengatakan, 215 KK warga yang mendapat bantuan sebesar Rp 15 juta per KK tersebut. tersebar di 7 desa, 2 kecamatan. “Jumlah keseluruhan 2015 desa, namun yang belum selesai ada 3 desa, yakni Desa Tumbang Hakau, Rangantate dan Sepang Kota,” tutur Tri Hendarmaji, saat ditemui Jaya Pos di ruang kerjanya, Senin (3/12/18).

Sementara itu Fasilitator BSPS Chandra menjelaskan, bantuan yang disalurkan supplayer kepada warga penerima BSPS di Desa Tumbang Hakau baru mencapai 38 persen. “Kalau kita bicara teknis, sampai saat ini bahan yang diterima warga, bobotnya baru mencapai 38 persen, apa kendalanya kami tidak tahu. Kalau sebelumnya, kendalanya suplayer tidak berani mengangkut kayu karena ada razia,” ucap Fasilitaor Chandra.

Hal senada disampaikan Madi (50), warga RT 2 Desa Tumbang Hakau didampingi Ketua Kelompok Penerima Bantuan Arpansyah. Karena di Desa Tumbang Hakau ada sebanyak 42 KK penerima bantuan. “Saya mengundang bapak-bapak ini, supaya mereka tidak menerima informasi saja, tetapi benar-benar melihat dengan mata kepala sendiri kenyataannya. Jadi bahan-bahan kami ini  sudah sampai akhir tahun, tetapi bahan yang sudah sampai kepada warga penerima di desa ini belum mencapai 40 persen,” kata Madi.

Oleh karena itu, dia berharap kepada Tim Teknis di Gunung Mas agar mendesak pihak suplayer mempercepat pendistribusian material, seperti kayu dan lain-lainnya, agar sebelum tahun baru semua rumah warga yang mendapat bantuan bedah rumah dapat segara selesai dan bisa ditempati. (Mandau)

 436 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *