PAC LSM Penjara Menyampaikan Apresiasi Kepada Disperindag dan Muspika

Labuhanbatu, JAPOS.CO – Masyarakat Aek Nabara dan pengguna jalan yang setiap hari melalui pasar Aek Nabara menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag)  Kabupaten Labuhanbatu karena telah melakukan penertipan terhadap pedagang pedagang pada Kamis (6/12/2018).

Dalam pelaksanaan penertiban, Dinas Perindag Kabupaten Labuhanbatu yang bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Camat Bilah Hulu, Polsek Bilah Hulu dan Koramil Bilah Hulu dapat melaksanakan penertipan pedagang yang berjualan dibadan jalan Ampera Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Eta (16) Pelajar SMA Negeri 1 Bilah Hulu warga Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu (7/12/2018) menyampaikan ke Japos.co ,”Saya mewakili pelajar menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada pemerintah yang telah melakukan penertipan pedagang yang berjualan sampai ke badan jalan sehingga setiap pagi terjadi kemacetan, yang mengakibatkan kami seringa terlambat,” terang Eta.

Ketua PAC LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara)  Kecamatan Bilah Hulu, Vanhoten Sitorus (7/12/2018) menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada Disperindag Kabupaten Labuhanbatu,  Camat Bilah Huku,  Kapolsek Bilah Hulu,Danramil Bilah Hulu (Muspika) dan Satpol – PP yang telah mendengarkan keluahan masyarakat dan anak sekolah yang setiap pagi melintas dijalan Ampera Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu.

“Sebenarnya keluhan ini sudah lama kami dan kawan – kawan menyampaikan kepada Camat Bilah Hulu yang sebelumnya  kepada pak Ritonga dan digantikan oleh Bapak Hamdy Arizona dan pada waktu kunjungan kami Camat berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas terkait dan secepatnya akan dilakukan penertipan. Ternyata semalam (6/12/2018) janji yang disampaikan oleh Camat Bilah Hulu telah terlaksana dengan baik dan kami berharap  agar hal ini tetap dijaga supaya jangan ada lagi pedagang yang berjualan di badan jalan sehingga dapat memberikan keindahan dan kenyamanan bagi kita semua,  tandas Vanhoten Sitorus.

Hasil pantauan wartawan, belakangan ini sering terjadi kemacetan di Jalan Ampera Aek Nabara karena badan jalan Ampera semakin sempit ditambah lagi jalan baypass / Jalan baru Desa Sidorukun rusak parah, sehingga banyak mobil truk  angkutan kelapa sawit yang masuk melalui Jalan Ampera walaupun ada rambu – rambu larangan masuk.(At) 

 178 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *