Dinas PU Lambat Merespon Keluhan Masyarakat, Warga Sidoruku Turun Tangan

Labuhanbatu,  JAPOS.CO – Masyarakat menganggap Dinas Pekerjaan Umum (PU)  Binamarga dan Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Labuhanbatu lambat dalam merespon keluhan masyarakat sehingga mengakibatkan puluhan mobil angkutan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mengalami kecelakaan di Jl. Bypass Negerilama atau sering disebut Jl. Baru Desa Sidorukun, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Melihat kondisi jalan yang sudah tidak layak dan sering memakan korban pada jumat (7/12/2018) warga Desa Sidorukun Gantol (60), Sardi (46) dan Uak Panjang (50) melakukan gotong royong dengan mengumpukan bebatuan yang ada dipinggir jalan dan menyusunnya di lubang sehingga dapat dilalui oleh mobil truk.

Dengan alat seadanya ketiga orang tua ini berusaha mengumpulkan bebatuan dan menimbun lubang sehingga rata. Melihat tindakan yang dilakukan oleh ketiga orang tua tersebut bayak pengguna jalan yang iba dan simpati sehingga tidak jarang para supir merogoh kantong dan memberikan sejumlah uang untuk membeli minuman dan makan siang.

Ketau DPC LSM Penjara Kabupaten Labuhanbatu Martobet Manalu yang didampingi oleh Sekretaris PAC LSM Penjara Kecamatan Pangkatan, Hadi (7/12/2018) menyampaikan,”Sangat disayangkan ada Dinas PU yang dipercayakan pemerintah untuk memperbaiki jalan yang rusak dan yang mempunyai anggaran untuk melakukan perawatan jalan, tetapi sama sekali tidak perduli dengan keluhan masyarakat,” ujarnya.

“Kita semua berharap agar plt. Bupati labuhanbatu h. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST MT dapat mengawasi pekerjaan Dinas PU agar segala keluhan dan aspirasi masyarakat dapat direspon, kalaupun tidak bisa membangun paling tidak ada usaha untuk memperbaiki. Apalagi jalan ini kan sudah sering memakan korban, apa kita biarkan dan semakin hari semakin banyak korban yang berjatuhan disini. Seharusnya pemerintah malu melihat warga Desa Sidorukun ini, dengan alat seadanya, tanpa ada anggaran dan tanpa digaji mereka masih mau menimbun Jl. Baypass ini agar dapat dilaui oleh mobil dengan harapan tidak ada lagi korban yang jatuh,“ jelas Martobet Manalu.(AT)

 214 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *