Bupati: Tunda Oktober-Desember Dibayar 2019

Kuala Kurun, JAPOS.CO – Untuk menutup defisit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng) akhirnya memutuskan menunda pembayaran tambahan penghasilan beban kerja, uang makan (tunjangan daerah). Serta menunda pembayaran beberapa program dan kegiatan pada organisasi perangkat daerah (OPD) tahun anggran 2018, yang sifatnya tidak prioritas.

Keputusan tersebut diambil sesuai kesepakatan rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah antara Bupati Gunung Mas dengan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Gumas, terkait dengan pengurangan pagu belanja untuk menutupi defisit supaya tidak dibelanjakan. Mengingat pagu belanja OPD pada masing-masing DPA-SKPD 2018 dikembalikan ke pagu murni, karena tidak adanya perubahan APBD atau tidak menetapkan Peraturan Daerah Kabupaten tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2018.

Hal itu disampaikan Bupati Gunung Mas Arton S dohong melalui surat nomor: 900/447/BPKAD/XII/2018 tanggal 3 Desember 2018. Perihal: penundaan pembayaran tambahan penghasilan beban kerja, uang makan, program dan kegiatan pada tahun anggaran 2018, yang ditujukan kepada Kepala Dinas, Badan, Unit Satuan Kerja dan Camat se-Kabupaten Gumas.

Oleh karena itu, Bupati minta kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyampaikan daftar program dan kegiatan terkait pengurangan pagu belanja untuk menutup defisit. Dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah juga diminta tidak menerbitkan Surat Penyediaan Dana (SPD) maupun Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D)

Sedangkan terkait penundaan pembayaran beberapa kegiatan pada Dinas Pekerjaan Umum, tambahan penghasilan beban kerja dan uang makan untuk bulan Oktober sampai dengan Desember 2018, Bupati menyampaikan pembayarannya akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2019. (Mandau)

 232 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *